B Pengertian dan Definisi Dakwah . 1. Arti Dakwah Menurut Bahasa (etimologi). (manusia) ke darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang Lurus (Islam). 8 Arti kalimat kepada Ibrahim, Musa dan Isa Yaitu: Tegakkanlah agamadan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik
Dakwah adalah jalan para nabi dan rasul Allah ๏ทป. Tidak ada seorang nabi dan rasul pun diutus oleh Allah ๏ทป kecuali untuk berdakwah; menyampaikan risalah-Nya kepada umat nabi dan para rasul adalah orang-orang mulia. Mereka adalah manusia-manusia pilihan Allah ๏ทป. Demikian pula tugas dakwah yang mereka emban. Sama-sama mulia. Begitu mulianya, tidak ada yang lebih baik daripada aktivitas dakwah. Allah ๏ทป tegas berfirmanููู
ููู ุฃูุญูุณููู ููููููุง ู
ูู
ูููู ุฏูุนูุง ุฅูููู ุงูููููู ููุนูู
ููู ุตูุงููุญูุง ููููุงูู ุฅููููููู ู
ููู ุงููู
ูุณูููู
ููููSiapakah yang lebih baik ucapannya daripada orang-orang yang menyeru manusia ke jalan Allah, beramal shalih dan berkata, โSungguh aku ini termasuk kaum Muslim.โ TQS Fushilat [41] 33.Namun demikian, sebagai bagian dari sunatullah, jalan dakwah bukanlah jalan yang mulus. Jalan dakwah adalah jalan terjal, penuh rintangan dan duri. Jalan yang kadang mengundang bahaya. Karena itu tidak sedikit yang berguguran di jalan dakwah. Namun, tidak demikian dengan para nabi dan para rasul. Tak ada satu nabi dan rasul pun kecuali mereka tetap istiqamah dan teguh di jalan dakwah. Salah satu contohnya adalah Nabi Nuh as. Beliau mendakwahi umatnya selama 950 tahun! Lihat QS al-Ankabut [29] 14. Yang luar biasa, beliau mendakwahi umatnya siang dan malam! Namun begitu, sebagaimana kita ketahui, orang-orang yang berhasil beliau dakwahi tidak banyak. Para pengikut beliau sangatlah sedikit. Banyak yang tidak peduli dan lari. Banyak pula yang menentang dakwah beliau Lihat QS Nuh [71] 5-7.Demikian pula Nabi Ibrahim as. dalam mendakwahi kaumnya. Tantangan dakwah beliau sangat berat. Bahkan beliau harus berhadapan dengan penguasa bengis, Raja Namrud. Akibat dakwah beliau, beliau harus rela dibakar dengan nyala api yang sangat besar yang mengepung beliau Lihat QS al-Anbiyaโ [21] 66-69. Tantangan dakwah juga dialami oleh Nabi Luth as., Nabi Musa as., dan para nabi/rasul yang yang sama tentu juga dialami oleh Baginda Rasulullah ๏ทบ dan para Sahabat beliau. Hanya karena dakwah, Rasulullah ๏ทบ, misalnya, pernah dipukul sampai pingsan HR Muslim; dilempar dengan batu, dilempari saat melewati Pasar Dzul Majaz oleh Abu Lahab HR Ibnu Hibban; dilempari dengan kotoran unta saat sedang sujud oleh Uqbah bin Abi Mu'ith HR al-Bukhari; hendak diinjak lehernya oleh Abu Jahal saat beliau sedang shalat; diejek dan di-bully saat beliau berdakwah ke Thaif HR Ibnu Hisyam; dicaci-maki bahkan diludahi HR ath-Thabari; dituding gila, tukang sihir, pemecah-belah, yang sama dialami oleh para Sahabat beliau. Ragam penyiksaan, misalnya, dialami antara lain oleh suami-istri, yaitu Yasir dan Sumayah, serta putranya, Ammar. Ada juga Sahabat yang diikat, seperti dialami oleh Saโid bin Zaid bin Amr bin Nufail dan ibunya HR al-Bukhari. Ada yang ditekan oleh Ibunya, seperti dialami oleh Saad bin Abi Waqash HR Ibnu Hibban. Ada yang dijemur di bawah terik matahari, seperti dialami Bilal bin Rabbah HR al-Hakim. Ada yang dilarang tampil dan menyerukan dakwah secara terbuka, seperti dialami oleh Abu Bakar HR al-Bukhari.Rasulullah ๏ทบ dan para Sahabat juga pernah diboikot selama 3 tahun. Mereka tinggal di suatu lembah. Selama pemboikotan, banyak dari mereka yang kelaparan, terutama anak-anak HR Ibnu Saad dan adz-Dzahabi. Beliau dan para Sahabat pun dihalang-halangi untuk berhijrah. Namun, semua itu tidak sedikit pun membuat mereka mundur dan surut dari jalan Perjuangan DakwahMengapa para nabi dan para rasul Allah ๏ทป seluruhnya mengalami ragam tantangan, rintangan dan gangguan di jalan dakwah? Jawabannya setidaknya ada dua. Pertama, karena arah perjuangan dakwah mereka jelas dan tegas menentang segala bentuk kekufuran dan kesyirikan; menentang rezim zalim; menentang sistem status quo yang notabene rusak dan merusak, yang bertentangan dengan risalah yang mereka emban. Itulah risalah tauhid. Risalah yang mengajari manusia agar menyembah dan mengabdi hanya kepada Allah ๏ทป. Tentu dengan menjalankan dan menerapkan seluruh syariah-Nya dalam seluruh aspek kehidupan mereka. Dengan begitu yang berlaku di tengah-tengah manusia hanyalah agama-Nya. Allah ๏ทป berfirmanูููู ุงูููุฐูู ุฃูุฑูุณููู ุฑูุณูููููู ุจูุงููููุฏูู ููุฏูููู ุงููุญูููู ููููุธูููุฑููู ุนูููู ุงูุฏููููู ููููููู ููููููู ุจูุงูููููู ุดููููุฏูุงDialah Allah Yang telah mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan kebenaran agar Dia menangkan atas semua agama. Cukuplah Allah sebagai Saksi TQS al-Fath [48] 28.Kedua, tentu karena konsistensi, keistiqamahan dan keteguhan mereka di jalan dakwah. Tidak ada sedikit pun sikap putus asa, gentar apalagi takut. Mereka pantang mundur dari jalan perjuangan di jalan Allah. Bahkan teror kaum kafir terhadap mereka semakin menambah keimanan kepada Allah ๏ทป dan makin menguatkan keyakinan mereka akan pertolongan-Nya. Allah ๏ทป berfirmanุงูููุฐูููู ููุงูู ููููู
ู ุงููููุงุณู ุฅูููู ุงููููุงุณู ููุฏู ุฌูู
ูุนููุง ููููู
ู ููุงุฎูุดูููููู
ู ููุฒูุงุฏูููู
ู ุฅููู
ูุงููุง ููููุงูููุง ุญูุณูุจูููุง ุงูููููู ููููุนูู
ู ุงูููููููููMereka ditakut-takuti oleh orang-orang yang berseru, โSungguh orang-orang telah berkumpul untuk menyerang kalian. Karena itu takutlah kalian kepada mereka!โ Namun, seruan itu malah makin menambah keimanan mereka. Mereka berkata, โCukuplah Allah Penolong kami dan Dia adalah sebaik-baik Penolong.โ TQS Ali Imran [3] 173.Karena itulah, sebagaimana Rasulullah ๏ทบ dan para Sahabat, hendaknya para pengemban dakwah hari ini tetap fokus pada arah perjuangan dakwah mereka. Arah perjuangan dakwah yang hakiki tentu harus tertuju pada penegakan sistem kehidupan Islam atau penerapan syariah Islam secara kรขffah dalam seluruh aspek Sikap OptimisKarena itu meski tantangan, rintangan dan gangguan di jalan dakwah sudah pasti terjadi, sudah selayaknya para pengemban dakwah tetap memelihara sikap optimis. Optimis bahwa pada akhirnya pertolongan Allah ๏ทป akan segera tiba dan kemenangan dakwah akan segera datang. Sebabnya, pertolongan Allah ๏ทป itu amat dekat. Demikian sebagaimana firman-Nyaุฃูู
ู ุญูุณูุจูุชูู
ู ุฃููู ุชูุฏูุฎููููุง ุงููุฌููููุฉู ููููู
ููุง ููุฃูุชูููู
ู ู
ูุซููู ุงูููุฐูููู ุฎูููููุง ู
ููู ููุจูููููู
ู ู
ูุณููุชูููู
ู ุงููุจูุฃูุณูุงุกู ููุงูุถููุฑููุงุกู ููุฒูููุฒููููุง ุญูุชููู ููููููู ุงูุฑููุณูููู ููุงูููุฐูููู ุขู
ููููุง ู
ูุนููู ู
ูุชูู ููุตูุฑู ุงูููููู ุฃูููุง ุฅูููู ููุตูุฑู ุงูููููู ููุฑููุจูApakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk surga, sementara belum datang kepada kalian seumpama yang pernah dialami oleh orang-orang sebelum kalian. Mereka ditimpa ragam kesulitan dan bahaya serta berbagai guncangan hingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersama beliau berkata, โKapankah datang pertolongan Allah?โ Ingatlah sungguh pertolongan Allah itu amat dekat TQS al-Baqarah [2] 214.Karena itu pula, agar kita selalu optimis Pertama, harus ditanamkan ke dalam hati kita dan umat ini, bahwa Islam adalah agama yang haq, yang diturunkan oleh Allah ๏ทป untuk mengatur seluruh kehidupan umat manusia QS al-Maidah [5] 3.Kedua, harus ditanamkan ke dalam hati kita dan umat ini, bahwa kita adalah umat terbaik QS Ali Imran [3] 110. Karena itu Allah menetapkan kita dan umat ini sebagai pemimpin dunia, dengan membawa peradaban Islam yang sempurna QS al-Baqarah [2] 143.Ketiga, Allah ๏ทป juga memerintahkan kita menerapkan pemerintahan berdasarkan wahyu yang telah Dia turunkan QS al-Baqarah [2] 49. Ini merupakan keniscayaan, bahwa kita dan umat ini adalah pemimpin seluruh umat Allah ๏ทป telah berjanji akan memenangkan agama-Nya atas semua agama yang lain QS at-Taubah [9] 33; QS al-Fath [48] 28; QS ash-Shaff [61] 9. Janji ini telah dipenuhi oleh Allah ketika Nabi Muhammad ๏ทบ masih hidup. Ketika Islam dimenangkan atas seluruh agama baik Yahudi, Nasrani, Paganisme maupun yang lain. Ketika itu ideologi belum lahir. Setelah ideologi Kapitalisme dan Sosialisme lahir, Islam memang secara politik dikalahkan, khususnya setelah Khilafah Islam dihancurkan oleh konspirasi kaum kafir, 3 Maret 1924 M. Namun, yakinlah, sesuai dengan janji Allah ๏ทป, Islam akan kembali Dia menangkan atas seluruh ideologi yang ada di dunia. Apalagi Allah ๏ทป pun berjanji akan memberikan kembali Kekhilafahan-Nya kepada kaum Mukmin dan orang-orang yang melakukan amal shalih, yang tidak menyekutukan Allah dengan yang lain sedikit pun QS an-Nur [24] 55.Kelima, harus ditanamkan ke dalam hati kita dan umat ini bahwa menegakkan Islam dan seluruh syariahnya dalam seluruh aspek kehidupan ini adalah wajib. Haram umat ini dan seluruh manusia diperintah dan dihukumi bukan dengan syariah Allah ๏ทป, sebagaimana yang terjadi hari ini. Sebabnya, siapapun yang tidak memerintah dan berhukum dengan syariah-Nya bisa terkategori kafir, zalim atau fasik Lihat QS al-Maidah [5] 44,45 dan 47.Keenam, harus ditanamkan ke dalam hati kita dan umat ini bahwa setelah semua upaya terbaik sudah dilakukan, maka berikutnya adalah urusan Allah ๏ทป Lihat QS ath-Thalaq [65] 3. Dengan kata lain, kita wajib bertawakal kepada Allah ๏ทป dengan terus melakukan ikhtiar yang terbaik. Inilah yang menjadi hujjah kita di hadapan-Nya ๏ทป berfirmanูููฑุตูุจูุฑู ููู
ูุง ุตูุจูุฑููู ุฅููููุง ุจููฑูููููู ููููุง ุชูุญูุฒููู ุนูููููููู
ู ููููุง ุชููู ููู ุถููููู ู
ููู
ููุง ููู
ูููุฑูููู - ุฅูููู ูฑูููููู ู
ูุนู ูฑูููุฐูููู ูฑุชูููููุง ููููฑูููุฐูููู ููู
ู
ููุญูุณููููููBersabarlah Muhammad dan kesabaranmu itu tidak akan terwujud kecuali dengan pertolongan Allah. Janganlah engkau bersedih hati terhadap kekafiran mereka. Jangan pula bersempit dada terhadap tipudaya yang mereka rencanakan. Sungguh Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan para pelaku kebaikan. TQS an-Nahl [16] 127-128. []ูุงููู ุฃุนูู
ู ๏บ๏บ ๏ป๏บผ๏ปฎ๏บ๏บโdan Allah lebih tahu yang sebenar-benarnyaโKaffah Edisi 226
Aku tidak menyangka jika pada akhirnya diriku seperti ini dengan perubahan yang sungguh luar biasa dan tetap bertahan di jalan dakwah ini. Mungkin sebagian lain menganggap dengan melihat perubahan dan apa yang kulakukan ingin dilihat, terlalu sok suci bahkan aneh. Tapi.. itu tidak menjadi penghalang bagiku untuk terus memperbaiki demi mendapatkan cintanya yaitu cinta kepada Allah SWT bukan
Ilustrasi sarana dakwah salah satunya melalui radio mikrofon di studio podcast maupun study televisi, radio juga. Foto internetOleh Ahmad Khozinudin * kemarin 19/11, saya berjumpa dengan segenap pengemban dakwah di Kota Surabaya. Dalam forum yang hangat, saya diminta untuk menyampaikan sesuatu. Awalnya saya bingung, ingin menyampaikan apa. Namun, penyampaian itu menjadi sesuatuโ bukan karena bahasa tutur, tapi hakekat laku yang bahasa yang tidak berdampak, tidak menggugah, bahkan seperti ungkapan kosong yang diulang-ulang sehingga sangat menjemukan. Karena apa ? Karena bahasa laku terlalu jauh dengan bahasa tutur. Saya mencoba mengawali, menyampaikan bahasa tutur dari laku yang pernah saya sewaktu saya masih remaja dan tergabung dalam RISMA Remaja Masjid Musholla, saya dan kawan-kawan sepantaran biasa diajari berorganisasi. Termasuk untuk dapat menyampaikan dalam berbagai forum, baik sebagai MC atau memberikan mukadimah, kami saat itu hingga saat ini selalu diajari untuk mengucap rasa syukur, atas karunia dan limpahan nikmat Allah SWT. Terutama, nikmat iman dan Islam. Sayangnya, dulu saya tidak terlalu merasakan apa makna nimat iman dan Islamโ. Baru setelah mengarungi samudera kehidupan, sangat terasa betapa luar biasanya nikmat iman dan Islam.
Dakwahsebagai amalan andalannya dalam merayu Allah. Ia akan menjalankan dengan penuh kesungguhan, totalitas, dan lapang dada. Sulit dan terjal adalah keniscayaan, namun bagi orang yang ringan akan terus menapaki jalan itu tanpa keluh kesah , tanpa berat hati, senantiasa optimis dan tawakal.
Oleh IMAM NUR SUHARNOOLEH IMAM NUR SUHARNO Dakwah adalah kewajiban bagi setiap Muslim, laki-laki dan perempuan. Dakwah merupakan tugas para nabi dan rasul QS Yusuf [12] 108, sehingga dakwah ini menjadi aktivitas mulia di hadapan Allah. Apa pun profesi kita, aktivitas dakwah hendaknya melekat dalam diri seorang Muslim dan menjadikan profesi tersebut sebagai sarana dalam dakwah. Hal yang hendaknya dipahami oleh setiap juru dakwah dai, di balik kemuliaan di jalan dakwah, selalu ada rintangan yang menghalangi. Itu merupakan sunatullah dalam kehidupan, pun dalam dakwah. Maka, sikap tsabat hendaknya melekat dalam diri seorang dai. โDan sungguh, Kami akan benar-benar menguji kamu sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu; dan akan Kami uji perihal kamu.โ QS Muhammad [47] 31. Berkaitan dengam tsabat, Hasan al-Banna menempatkan tsabat dalam urutan ke tujuh dalam rukun komitmen dalam dakwah. Ia mengatakan, "yang saya kehendaki dengan tsabat keteguhan adalah setiap kita dai hendaknya senantiasa bekerja sebagai mujahid di jalan yang mengantarkan kepada tujuan, betapa pun jauh jangkauan dan lama waktunya, sehingga bertemu dengan Allah dalam keadaan demikian, sedangkan ia telah berhasil mendapatkan salah satu dari dua kebaikan, yaitu meraih kemenangan atau syahid di jalan-Nya." Dalam hal ini Allah SWT berfirman, โDi antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada pula yang menunggu-nunggu dan mereka tidak mengubah janjinya.โ QS al-Ahzab [33] 23. Lanjut al-Banna, waktu bagi kita adalah bagian dari solusi. Sedangkan jalan yang akan kami tempuh ini lama masanya, panjang tahapannya, dan banyak tantangannya. Namun, dialah satu-satunya jalan yang dapat mengantarkan kepada tujuan dengan janji imbalan yang besar dan pahala yang indah. โDan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung.โ QS Ali Imran [3] 104. Dalam ayat tersebut, "makruf" adalah segala perbuatan aktivitas yang mendekatkan seseorang kepada Allah; sedangkan "mungkar" ialah segala perbuatan yang menjauhkan diri dari-Nya. Dan, dakwah sebagai aktivitas yang mengajak kepada yang makruf dan mencegah hal yang mungkar. Setiap sarana dalam dakwah membutuhkan kesiapan yang matang, penetapan waktu yang tepat, dan pelaksanaan yang cermat. Semua itu sangat dipengaruhi oleh waktu. Maka, tatkala mereka berkata โKapan itu akan terjadi?โ Katakanlah โMudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat.โ QS al-Isra [17] 51. Semoga Allah mengokohkan langkah para dai agar dapat menghadapi segala macam rintangan dalam dakwah. Amin.
Sepertiapakah pernikahan di Jalan Dakwah itu? Jalan inilah yang telah mengantarkan Nabi Saw. menikahi istri-istrinya, para Ummahatulmukminin. Jalan inilah yang meng-antarkan Ummu Sulaim menerima pinangan Abu Thalhah Berat Produk: 400.00000000 g; Poin Reward: 400; Ketersediaan: Tersedia; Rp. 60.000,00 Lebih Murah Ikut Program DROPSHIP; Rp
Oleh Winda S Septiana, [email protected] Rasulullah berdakwah tidak sekadar meminta masyarakat untuk melaksanakan ibadah yang bersifat individu. Tapi sampai menjadi islam tegak di muka bumi dan menjadi tatanan sebuah kehidupan dalam bermasyarakat. Sebab itu, dakwah adalah sebuah perjalanan panjang dan berat. Bahkan perjalanan dakwah bisa lebih panjang usianya daripada usia kita para dai. โDakwah ini tidak mengenal sikap ganda. Ia hanya mengenal satu sikap Totalitas. Siapa yang bersedia untuk itu, maka ia harus hidup bersama dakwah dan dakwah pun melebur dalam dirinya. Sebaliknya, barangsiapa yang lemah dalam memikul beban dakwah, ia akan terhalang dari pahala besar seorang mujahid dan tertinggal bersama orang-orang yang duduk tanpa mengambil peran. Lalu Allah akan mengganti mereka dengan generasi lain yang lebih baik dan lebih sanggup memikul dakwah ini.โ Hasan Al-Banna Ada Beberapa tingkatan dakwah yang harus dilalui untuk sampai pada tingkatan tertinggi, antara lain 1. Membina Individu Pada tahapan pertama dalam dakwah individu yaitu dengan membina orang terdekat. Mengikat dengan halaqoh yang bersifat terus-menerus dalam waktu yang panjang demi mengupayakan perbaikan ruhiyah secara Individu, agar terciptanya pribadi yang shalih serta berdaya guna. 2. Membina keluarga Setelah selesainya di tahapan pembinaan individu, tugas seorang dai adalah membina keluarganya untuk menjadi keluarga yang Rabbani, keluarga yang mampu mentauhidkan Allah. Agar dari keluarga yang terbina lahirlah dari sana generasi-generasi yang akan meneggakkan agama Allah di belahan bumi manapun saat kakinya berpijak. 3. Membina masyarakat Setelah selesai dalam pembinaan keluarga, sehingga terbentuknya kader kader dakwah dari keluarga para dai, maka masing-masing keluarga daiyah itu mempunyai tanggung jawab dakwah dalam membina masyarakat. 4. Membangun bangsa dan negara Seiring perjalanan waktu dalam membina keluarga dan masyarakat, maka keluarlah dan bergeraklah, kini saatnya membangun peradaban dalam skala yang lebib besar. Membangun Bangsa dan Negara. 5. Membangun peradaban dunia Jika sudah melewati tahapan dakwah sampai tingkat Negara, maka sampailah kita pada titik puncak tertinggi dan bangunlah peradaban dunia yang baru dengan menjadikan islam sebagai sebuah tatanan kehidupan dalam bermasyarakat. Agenda para dai adalah satu rangkaian panjang sehingga islam mampu tegak di muka bumi. Yang tidak hanya sekadar lingkaran, tidak hanya sekadar dauroh, tidak hanya sekadar kajian-kajian bulanan. Tapi lebih besar lagi tujuan dakwah kita. Yaitu untuk menciptakan sebuah tatanan kehidupan baru yang berlandaskan aturan-aturan islam. Sebab, hakikat setiap kita adalah dai maka sudah semestinya kita membina individu sampai kalimat Allah tegak di seluruh penjuru bumi. Usia kita mungkin tidak akan sampai pada peradaban dunia baru. Tapi Allah telah mencatat kita sebagai bagian dari perjuangan di jalan dakwah ini. Perjalanan ini panjang dan berat. Sudah menjadi Tugas seorang dai untuk tidak hanya sekadar baik bagi diri sendiri, keluarga sendiri, dan tidak hanya selesai pada kehidupan di masyarakat yang baik. Tapi untuk dakwah yang lebih luas sehingga mampu mencakup ke seluruh penjuru di muka bumi. Sudah menjadi tabiat manusia itu senangnya santai santai dan seringkali terlena pada waktu luang. Namun jika amanah berat datang justru menghindar. Tapi percayalah wahai kader dakwah. Bahwa Allah, memilih kita para pengemban dakwah maka sangat tidak mungkin amanah itu salah sasaran. Saat amanah itu datang, maka bersiapsiagalah kita untuk mengembannya, bukan malah menghindar. Dan Allah memberikan ganjaran yang sesuai bagi perjuangan dan pengorbanan yang kita berikan untuk dakwah. Sebesar apa perjuangan dan pengorbanan yang kau berikan untuk dakwah. Sebesar itu juga pahala yang Allah berikan untuk kita. Begitu juga dengan kedudukan kita di mata Allah itu setara dengan perjuangan dan pengorbanan yang kita berikan untuk dakwah. Maka berikanlah yang terbaik untuk Allah. Apa yang telah mereka para salafush shalih berikan untuk dakwah sungguhlah tidak ada tandingannya sedikitpun dengan yang kita berikan hari ini. Mereka lah para pembangun dakwah di awal perjuangan, kita sebagai generasi setelah mereka menjadi penerus perjuangan panjang ini. Bersabarlah sampai Allah katakan โCukup sampai di sini!โ. Maka persiapkanlah dirimu sebelum berdakwah. Sebelum membina. Sehingga membina dengan kualitas jihad. Siapkan materi, Fisik, Ruhiyah dan Cinta pada jalan ini. Jihad menjadi satu kewajiban bagi setiap kita, baik dalam keadaan ringan ataupun berat seperti dalam firmanNya QS. At-Taubah 9 Ayat 41 Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.โ Dakwah juga ibarat jual beli dengan Allah. Sungguh tidak pernah merugi atas apa yang kita jual kepada Allah, pada harta keluarga dan jiwa sungguh itulah kepunyaan Allah. Allah abadikan dalam firmanNya QS. At-Taubah 9 Ayat 111 โSesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah; sehingga mereka membunuh atau terbunuh, sebagai janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al-Qurโan. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah? Maka bergembiralah dengan jual-beli yang telah kamu lakukan itu, dan demikian itulah kemenangan yang agung.โ Sudah menjadi hakikat bagi seorang kader dakwah untuk berjuang bersama-sama, berlomba dalam menebar benih kebaikan, di dalam barisan itu ada keberkahan, ada cinta dan sayap-sayap malaikat yang menaungi tiap perjumpaan para kader dakwah. Ambil peranmu dalam dakwah, sebab dakwah akan tetap berjalan dengan adanya kamu atau tidak dalam barisan. Wallahualam. []
. iheinhg0ld.pages.dev/587iheinhg0ld.pages.dev/974iheinhg0ld.pages.dev/43iheinhg0ld.pages.dev/354iheinhg0ld.pages.dev/619iheinhg0ld.pages.dev/444iheinhg0ld.pages.dev/167iheinhg0ld.pages.dev/166iheinhg0ld.pages.dev/19iheinhg0ld.pages.dev/306iheinhg0ld.pages.dev/16iheinhg0ld.pages.dev/224iheinhg0ld.pages.dev/945iheinhg0ld.pages.dev/901iheinhg0ld.pages.dev/673
jalan dakwah itu berat