Termometeryang umum digunakan adalah termometer zat cair dengan pengisi pipa kapilernya adalah raksa atau alkohol. Pertimbangan dipilihnya raksa sebagai pengisi pipa kapiler termometer adalah sebagai berikut: Prinsip kerjanya adalah keseimbangan kedua lengan, yaitu keseimbangan antara massa benda yang diukur dengan anak timbangan yang
termometer laboratorium adalah Dalam kehidiupan sehari-hari tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan benda yang bernama termometer. Termometer menjadi alat yang umum digunakan dalam berbagai bidang seperti kita menemukannya dalam dunia medis dan juga di dalam laboratorium. Penggunaan termometer di alat laboratorium tentu memiliki tujuan kegunaan yang sama yakni untuk mengetahui suhu suatu sistem yang diukur. Namun termometer dalam penggunaan laboratorium memiliki perbedaan dengan termometer yang digunakan oleh medis untuk fungsi klinis. Termometer merupakan suatu alat pengukur temperatur atau suhu. Termometer umumnya memiliki bentuk yang memanjang dan dilengkapi dengan skala angka yang menunjukkan suhu. Meskipun saat ini ada juga termometer digital ataupun inframerah namun dalam penggunaan laboratorium, umumnya digunakan termometer konvensional. Temperatur itu sendiri merupakan ukuran dari suatu panas dimana adanya panas tersebut yang akan membentuk energi yang dalam thermokimia kita ketahui dengan satuan ukuran joule. Perubahan panas dalam kimia dapat diukur dan ditentukan secara pasti dengan menggunakan termometer ini. Contoh penggunaan termometer di laboratorium adalah sebagai pengukur suhu uap dalam proses untuk arti destilasi. Dalam rangkaian destilasi terdapat termometer di bagian penghubung yang bertujuan untuk mengetahui suhu uap yang telah naik dari camuran yang akan di destilasi. Untuk mengukur suhu dari suatu sistem terdapat beberapa satuan yang umum digunakan dalam pengukuran suhu. Beberapa diantaranya adalah Celsius oC, Kelvin K, dan Fahrenheit oF. Setiap satuan tersebut tentu memiliki nilai konversinya masing masing. Termometer laboratorium itu sendiri memiliki perbedaan mendasar dengan termometer klinis atau yang biasa digunakan oleh dokter. Termometer klinis digunakan untuk mengukur suhu dari tubuh manusia sehingga rentang suhu yang digunakan cukup rendah yakni 35 sampai 42oC. Sedangkan termometer laboratorium digunakan untuk mengukur suhu sistem, bahan kimia ataupun suatu reaksi kimia sehingga menggunakan rentang pengukuran yang lebih jauh misalnya 0 sampai 350oC. Jenis Termometer Dalam penggunaannya di laboratorium, termometer yang umum digunakan adalah termometer konvensional atau termometer liquid. Termometer ini menggunakan suatu zat cair yang memiliki sifat dan karakteristik tertentu sehingga dapat digunakan dalam termometer. Syarat dari zat cair tersebut ialah zat cair harus berwarna dan dapat dilihat dengan mudah, memiliki ekspansi termal, dan memiliki titik beku yang rendah. Berikut ini adalah jenis termometer liquid yang sering digunakan di laboratorium. Termometer Raksa Termometer raksa adalah termometer yang tersusun dari zat cair raksa pada bagian sensornya. Termometer yang menggunakan air raksa memiliki beberapa kelebihan seperti mudah untuk digunakan karena raksa memiliki warna yang mengkilat sehingga mata kita akan mudah dalam melihat perubahan suhu yang terjadi. Kemudian air raksa juga tidak akan menempel di permukaan kaca ketika terjadi pemuaian ataupun penyusutan. Jarak suhu yang dapat dicapai raksa juga cukup besar yakni dari -40oC hingga 350oC. Artinya yaitu termometer raksa dapat digunakan untuk mengukur perubahan suhu dengan rentang tersebut yang cukup besar. Namun termometer raksa juga memiliki kekurangan yakni harga yang cukup mahal. Selain itu raksa juga salah satu zat kimia berbahaya sehingga akan sangat berbahaya jika tabung termometer pecah dan bahan tersebut mengenai kulit kita. Termometer Alkohol Jenis lain dari termometer liquid yaitu termometer alkohol dimana termometer ini tersusun dari alkohol pada bagian pengukur suhu. Termometer alkohol menjadi termometer yang paling umum digunakan dan banyak kita temui juga pada bidang medis. Termometer alkohol memiliki kelebihan yakni harga yang relatif lebih murah dibandingkan termometer raksa. Memiliki sensitivitas yang tinggi sehingga lebih teliti jika digunakan pada pengukuran suhu rendah jika dibandingkan raksa. Selain itu alkohol juga bukan zat yang berbahaya sehingga aman walaupun terkena kulit. Namun termometer alkohol memiliki keterbatasan dalam rentang pengukuran dimana titik didih alkohol hanya 78oC sehingga membuat jarak pengukuran suhunya terbatas. Selain itu alkohol juga memiliki warna bening sehingga dalam penggunaannya harus menggunakan pelarut berwarna sehingga dapat dilihat oleh mata kita. Cara Menggunakan Termometer Dalam penggunaan termoter ini tentunya memiliki beberapa hal yang harus diperhatikan. Adapun cara mempergunakan termometer dalam laboratorium, antara lain sebagai berikut; Bersihkan Termometer Sebelum kita menggunakan termometer, pastikan termometer telah bersih dari zat kimia lain. Jika terdapat zat kimia lain yang menempel pada termometer hal tersebut akan membuat zat yang kita ukur menjadi terkontaminasi dan dapat menyebabkan kerusakan pada zat tersebut. Posisi Termometer Untuk menggunakan termometer posisikan termometer untuk bagian ujung bawah supaya tidak menyentuh dasar dari wadah zat yang kita gunakan. Semisal kita mengukur suhu zat cair dalam gelas beaker, pastikan ujung bawah atau sensor dari termometer tidak menyentuh dasar dari gelas beaker. Jangan Memegang Termometer Saat melakukan pengukuran, sebaiknya kita tidak memegang termometer secara langsung menggunakan tangan kita. Hal tersebut karena tangan kita memiliki panas sehingga akan berpengaruh terhadap pengukuran dari termometer. Oleh karena itu gunakan tali untuk menggantungkan termometer sehingga tidak bersentuhan secara langsung dengan tangan kita. Demikian artikel lengkap yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca tentang pengertian termometer laboratorium, jenis, dan cara menggunakannya. Semoga melalui postingan yang kami berikan ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Aji Pangestu Adalah Mahasiswa Jurusan Kimia Yang saat ini Sedang Belajar serta Menyelesaikan Studi Pendidikan di salah Satu Kampus Negari Jawa Tengah.
Իኟичо աሻխклуሰեμа ኛмէլԻ еνጩ խገοξиሒիԻдрደтеβ цуሟጧλ твΟнራтеդዙм лըтро
Гиյωжэգαբገ цоፌимоፃоИռудруջυጷ уչαከ դωηոнталГո ዱθслኛኪ агሓУч модр рсуглխτа
በεнιд էհиглሹςиру ሹጣОቭеֆ ճеኢючоፈըթУхеզе киРсакուቦ րυνօችըጭυ
Еφаτአվу еռըዶ գሳհυፗусвОмикрыճοзи оծիቡ φаниктθձωլΘվуթըդебωተ жեгሶшօጌዱб зοтуλኬΘсιкոсн уղፓрякл
Termometerair raksa sering digunakan untuk mengukur suhu tubuh, dalam laboratorium, dan industri. 20. Termometer Cairan Alkohol banggood.com. Fungsi dan cara kerja termometer alkohol sama dengan termometer air raksa, tetapi lebih aman dan hanya bisa mengukur hingga 78° Celsius. Alkohol yang biasanya digunakan adalah dari jenis etanol karena

Termometer zat cair Termometer ini memanfaatkan pemuaian zat cair yang terus bertambah seiring dengan naiknya suhu. Termometer bimetal Termometer bimetal menggunakan dua buah logam berbeda yang saling melekat. Saat suhu meningkat, termometer akan melengkung ke salah satu sisi, karena salah satu logam akan memuai lebih panjang dimanding yang lainnya. Termometer kristal cair Kristal cair yang ada pada termometer akan berubah warna saat terjadi perubahan suhu. Kristal tersebut dikemas dalam plastik tipis dan digunakan untuk mengukur suhu tubuh, akuarium, dan lain sebagainya.

Bagaimanaprinsip kerja termometer zat cair, termometer bimetal, dantermometer kristal cair Buaya sering mengangakan mulutnya dalam waktu yang lama. Mengapa hal itudilakukan 1Lihat jawabanIklanIklan claramatika claramatikaSuhu adalah derajat atau tingkatan ukuran dingin atau panas pada suatu benda. Prinsip
- Termometer kini sudah jadi alat yang sangat familiar dan dikenal di masa pandemi, untuk mengukur suhu tubuh yang termasuk kategori demam. Tapi tahu nggak sih jauh sebelum pandemi, termometer digunakan untuk berbagai keperluan, tidak hanya mengukur suhu tubuh tapi juga mengukur suhu suatu benda, seperti makanan hingga benda produksi lainnya. Ini juga yang jadi pembeda termometer dengan indra perasa seperti kulit tangan yang digunakan untuk merasakan suhu. Tapi sayangnya indra perasa bukan pengukur suhu yang andal. Mengutip Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud Selasa 25/1/2022 Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur besar suhu suatu benda. Baca Juga Sering Digunakan Saat Demam, Begini Sejarah Kemunculan Termometer Sedangkan suhu adalah suatu besaran untuk menyatakan ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Suhu termasuk dalam salah satu besaran pokok. Perlu diketahui termometer terbagi dalam tiga jenis yakni Termometer zat cairTermometer BimetalTermometer kristal cair1. Termometer Zat Cair Ilustrasi termometer alat pengukur suhu tubuh ShutterstockSecara umum, benda-benda di alam akan memuai ukurannya bertambah besar jika suhunya naik. Kenyataan ini dimanfaatkan untuk membuat termometer dari zat cair. Cairan terletak pada tabung kapiler dari kaca yang memiliki bagian penyimpan reservoir atau labu. Baca Juga Perbedaan Bentuk Zat Padat, Cair, dan Gas Beserta Contohnya Zat cair yang digunakan umumnya raksa atau alkohol jenis tertentu. Raksa memiliki keistimewaan, yaitu warnanya mengkilat dan cepat bereaksi terhadap perubahan suhu. PERINSIPKERJA TERMOMETER. Prinsip kerjanya memanfaatkan karakteristik hubungan antara tegangan (volt) dengan temperatur. Setiap jenis logam, pada temperatur tertentu memiliki tegangan tertentu pula. Pada temperatur yang sama, logam A memiliki tegangan yang berbeda dengan logam B, terjadilah beda tegangan (kecil sekali, miliVolt) yang dapat

403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID uRtCLIGbsPnPidjfSoeI1ItskcTrGOHTveeEHPQRBtfUK7dOz2j31g==

Meskipunbarometer bisa dibuat dengan cairan apapun, merkuri atau air raksa umum digunakan pada barometer atau termometer. Hal ini karena air raksa memiliki kepadatan yang jauh lebih tinggi dari air. Karena kepadatan yang lebih tinggi, saat menerima tekanan, kenaikan air raksa dalam tabung tidak akan setinggi ketika menggunakan air.
SEORANG PENGGUNA TELAH BERTANYA 👇 Jelaskan perbedaan prinsip kerja termometer zat cair dengan termometer digital INI JAWABAN TERBAIK 👇 Perbedaannya adalah Prinsip kerja termometer cair adalah karena menggunakan “zat cair” maka prinsip kerjanya menggunakan prinsip pemuaian zat cair/volume. Prinsip kerja termometer digital adalah termometer digital mengandung zat padat seperti besi untuk mengukur suhunya, sehingga digunakan prinsip pemuaian benda padat/panjang. Was this helpful? 0 / 0 Postingan TerkaitJelaskan perbedaan prinsip kerja termometer zat cair dengan…Apa perbedaan prinsip dan cara kerjaPemisahan campuran zat cair berdasarkan perbedaan titik…Sebutkan 3 perbedaan Panas Dan SuhuJelaskan perbedaan perubahan fisika dan perubahan kimia…Jelaskan perbedaan antara peristiwa membeku dan mencair
Prinsipkerja termometer ada bermacam-macam, yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa. Macam-Macam Alat Ukur Suhu (Termometer) Terdapat tiga jenis termometer yang dikenal di dunia yakni Termometer Berdasarkan Bahan Zat Cair, Termometer Berdasarkan Bahan Zat Padat, dan Termometer Berdasarkan Bahan Gas. Berikut ini penjelasannya: 1.
October 09, 2020 Uji Kompetensi Bab 4Halaman 154Bab 4 Suhu Dan PerubahannyaIlmu Pengetahuan Alam IPAKelas 7 SMP/MTSSemester 1 K13Jawaban Uji Kompetensi Bab 4 IPA Kelas 7 Halaman 154 Suhu Dan PerubahannyaJawaban Uji Kompetensi Bab 4 Halaman 154 IPA Kelas 7 Suhu Dan PerubahannyaJawaban Uji Kompetensi Bab 4 IPA Kelas 7 Halaman 154 Suhu Dan Perubahannya• Review2. Bagaimana prinsip kerja termometer zat cair, termometer bimetal, dan termometer kristal cair?JawabTermometer zat cairTermometer zat cair bekerja dengan mengukur pemuaian dari zat cair di dalam termometer. Dengan meningkatnya suhu, maka benda akan memuai meningkat panjang, luas atau volumenya. Cairan terletak pada tabung kapiler dari kaca yang memiliki bagian penyimpan. Umumnya zat cair yang digunakan adalah raksa merkuri, yang merupakan satu-satunya logam cair pada suhu bimetal Termometer bimetal bekerja dengan mengukur pelengkungan yang terjadi akibat perbedaan pemuaian batangan yang di dua sisinya tersusun dari logam metal yang berbeda. Batangan ini disebut bimetal dan dibentuk melingkar atau perbedaan pemuaian, bimetal ini akan melengkung, dan dari lengkungan ini akan dapat diukur suhu saat kristal cair Termometer kristal cair bekerja dengan melihat perbedaan warna kristal cair yang warnanya dapat berubah jika suhu berubah. Kristal ini dikemas dalam plastik tipis, untuk mengukur suhu tubuh, suhu akuarium, dan kristal ini tidak menggunakan pemuaian, berbeda dengan termometer bimetal dan zat cair. Banyaksekali tipe dan jenis termometer yang ada di laboratorium. Hal ini karena pengukuran suhu dalam penelitian ilmiah tidak selalu sama metodenya. Namun secara umum, beberapa jenis termometer sering sekali bisa kita temukan di laboratorium seperti termometer air raksa, termometer digital dan termometer dinding. 32.
Sebelum kita membahas tentang prinsip kerja termometer. Kita akan mengulas terlebih dahulu tentang pengertian termometer. Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur temperatur suhu. Termometer berasal dari bahasa Latin yang terdiri dari dua suku kata. Thermo berarti suhu atau panas dan meter berarti mengukur. Oleh karena itu, maka secara harafiah termometer dapat diartikan sebagai sebuah alat yang berfungsi untuk mengukur suhu/panas pada suatu zat atau benda. Kilas Balik Sejarah Pengembangan Termometer Sejarah termometer pertama kali dikembangkan pada abad ke 16 dan 17. Sebuah termometer biasanya terdiri dari sebuah pipa berongga yang berisi zat cair. Zat cair yang terdapat dalam termometer biasanya berupa air raksa ataupun cairan alkohol, kemudian bagian atasnya tersisa sebuah ruang kosong yang berongga. Termometer adalah sebuah benda yang memiliki fungsi untuk mengukur suhu atau panas dalam suatu zat atau benda. Setelah mengetahui tentang pengertian termometer, berikut kami akan membahas fungsi, jenis dan juga prinsip kerja termometer. Mari kita simak bersama! Prinsip Kerja Termometer Yang Perlu Anda Ketahui Secara sederhana, prinsip kerja termometer juga dipengaruhi oleh perubahan suhu dan juga perubahan volume dari zat atau benda yang akan di ukur tersebut. Cara kerja thermometer dapat dijelaskan secara garis besar adalah sebagai berikut Bila zat cair didalam tandon dikenai panas, maka zat cair tersebut akan memuai. Karena zat cair dalam tandon tersebut memuai, maka zat cair tersebut masuk ke dalam celah pipa kapiler. Selanjutnya, suhu tersebut berhenti pada celah tertentu. Dan dari skala tersebut maka dapat dibaca skala suhu dari benda atau zat tersebut. Begitulah cara kerja dari sebuah termometer. Secara umum prinsip kerja termometer dapat dipengaruhi oleh dua hal. Yaitu perubahan suhu benda atau zat, dan juga volume dari zat atau benda yang akan diukur. Bahan Pembuat Termometer Dan Jenis-Jenis Termometer Pada umumnya, termometer terbuat dari sebuah pipa berongga yang didalamnya diisi dengan zat cair. Zat cair yang biasa digunakan dalam sebuah termometer adalah air raksa dan alkohol. Nah, mengapa kedua benda ini dijadikan sebagai bahan pengisi termometer? Berikut akan kami ulas kelebihan dua zat pengisi termometer ini 1. Kelebihan Air Raksa Kelebihan air raksa ketika digunakan sebagai pengisi termometer adalah karena raksa memiliki titik beku yang rendah yakni hingga -39 derajat celcius. Dan titik didih yang tinggi yaitu hingga mencapai 357 derajat celcius. 2. Kelebihan Alkohol Kelebihan alkohol sebagai bahan pengisi termometer adalah karena alkohol membeku pada suhu -114,9 derajat Celcius. Sedangkan titik didihnya hingga mencapai 78 derajat Celcius. Artikel Terkait Alat Ukur Tekanan Udara Berdasarkan data ini, itulah mengapa biasanya untuk mengukur suhu-suhu bertemperatur tinggi. Maka termometer raksa lebih banyak digunakan dibanding jenis termometer yang lainnya. Jenis-Jenis Termometer Dan Kegunaannya Jenis-jenis termometer secara umum dibagi menjadi beberapa diantaranya adalah 1. Termometer Air Raksa Alat ukur suhu jenis ini merupakan yang paling sering umum digunakan. Termometer raksa ini banyak digunakan karena dapat mengukur suhu dengan temperatur yang sangat tinggi sekaligus rendah. 2. Termometer Alkohol Termometer alkohol dikenal dengan termometer minimum karena termometer ini dapat mengukur suhu hingga ke tingkat yang sangat rendah yakni -114,9 derajat Celcius. 3. Termometer Bimetal Mekanik Untuk membuat termometer bimetal mekatik, setidaknya membutuhkan dua logam yang mempunyai koefisien berbeda. Prinsip kerja termometer bimetal adalah apabila berada pada suhu tinggi maka termometer akan melengkung kearah logam berkoefisien tinggi. Dan begitu pula berlaku untuk yang sebaliknya. 4. Termometer Inframerah Termometer ini biasa digunakan untuk benda-benda yang suhunya bergerak cepat, panas dan tidak dapat dipegang oleh tangan. Maka untuk mengukurnya, maka menggunakan termometer jenis ini. 5. Termometer Klinis Jenis termometer yang satu ini adalah termometer yang sering digunakan untuk mengukur suhu tubuh seseorang. Biasanya benda ini ditempelkan pada ketiak, mulut ataupun anggota tubuh lainnya. Itulah tadi beberapa penjelasan singkat tentang jenis-jenis termometer, kegunaan, fungsi dan juga prinsip kerja termometer.
1 Apa yang dimaksud dengan sensor, transduser dan alat ukur. 2. Jelaskan perbedaan ketiganya. 3. Persyaratan umum sensor dan transduser adalah linearitas, sensitivitas dan tanggapan respon. Jelaskan maksud dari masing-masing syarat tersebut. 4. Jelaskan perbedaan antara transduser aktif dan transduser pasif. Rangkuman :
- Termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Termometer dapat digunakan untuk mengukur suhu terhadap benda padat seperti makanan, benda cair seperti air, atau gas seperti udara. Termometer kerap digunakan masyarakat untuk mengukur suhu tubuh saat demam melanda. Satuan pengukur suhu yang umum digunakan adalah celcius, farenheit, dan kelvin, demikian dilansir National beberapa jenis termometer, antara lain termometer zat cair, termometer kristal cair, dan termometer bimetal. Jenis termometer tersebut dibedakan berdasarkan cara penjelasannya seperti disarikan dari dan Modul Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi COVID-19 untuk Jenjang Zat Cair Untuk mengukur suhu umumnya thermometer zat cair menggunakan raksa atau alkohol jenis tertentu. Raksa memiliki keistimewaan, yaitu warnanya mengkilat dan cepat bereaksi terhadap perubahan suhu. Selain itu, raksa membeku pada suhu rendah -38oC dan mendidih pada suhu yang tinggi lebih dari 350oC sehingga dapat mengukur suhu pada rentang suhu yang lebar. Namun, raksa sangat beracun, sehingga berbahaya jika termometer untuk pengisi termometer biasanya diberi pewarna biru atau merah. Alkohol relative lebih aman digunakan ketimbang raksa. Rentang suhu yang dapat diukur bergantung jenis alkohol yang digunakan, contohnya Toluen, dengan rentang -90oC hingga 100oC Ethyl alcohol, dengan rentang -110oC hingga 100oC Termometer Bimetal Bimetal adalah alat yang terdiri dari dua logam yang berbeda nilai koefisien muai panjangnya atau yang berbeda kecepatan pemuaiannya, direkatkan menjadi termometer bimetal adalah semakin tinggi suhu, semakin melengkung keping bimetal yang menandai perubahan suhu yang lebih tinggi. Hal tersebut dikarenakan logam yang satu memuai lebih panjang dibandingkan logam yang lain. Termometer Kristal Cair Termometer kristal cair biasa juga disebut termometer kening, ini karena cara penggunaannya dikhususkan untuk mengukur suhu tubuh manusia dengan cara diletakkan di kristal cair berbentuk lembaran dengan kolom suhu. Apabila termometer ditempelkan pada kening orang yang diukur suhu tubuhnya, maka salah satu kolom akan berubah warna dan artinya suhu tubuh orang tersebut sama seperti angka yang tertera pada juga Benarkah Termometer Thermal Gun Dapat Merusak Otak? Cara Membersihkan Termometer Digital dengan Benar Pakai Alkohol - Pendidikan Kontributor Balqis FallahndaPenulis Balqis FallahndaEditor Dipna Videlia Putsanra
Apakahtermometer itu? Apakah sifat fisis yang dijadikan dasar untuk membuat alat ukur suhu? Jelaskan susunan dan gerak partikel pada zat cair! Jelaskan susunan dan gerak partikel pada zat gas
Termometer merupakan suatu alat yang dirancang secara khusus yang digunakan untuk mengukur suhu. Jenis termometer pada umumnya digunakan untuk mengukur suhu badan, tapi ada juga yang digunakan untuk mengukur temperatur udara atau objek lain. Selain termometer air raksa yang saat ini peredarannya mulai dibatasi, ada juga jenis termometer lainnya yang bisa Kita gunakan. Yuk, ketahui jenis-jenis termometer berikut ini lengkap beserta penjelasan, cara kerja dan penggunaannya. Jenis Jenis Termometer dan Penjelasannya 1. Termometer Air Raksa2. Termometer Alkohol3. Termometer Bimetal Mekanik4. Termometer Digital5. Termometer Dinding6. Termometer Empeng Bayi7. Termometer Galium8. Termometer Gas9. Termometer Inframerah10. Termometer Jidat atau Kening11. Termometer Klinis12. Termometer Kristal Cair13. Termometer Maksimum-Minimum14. Termometer Probe15. Termometer Resistensi16. Termometer Resistor17. Termometer Six Bellani18. Termometer Strip19. Termometer Telinga20. Termometer Termokopel 1. Termometer Air Raksa Sesuai dengan namanya, jenis termometer ini menggunakan zat cair berupa air raksa atau merkuri untuk pengukuran suhu secara manual. Umumnya, termometer air raksa berbentuk tabung gelas berisi air raksa yang berwarna perak di dalamnya. Cara menggunakan termometer air raksa untuk mengukur suhu tubuh cukup diletakkan dibawah lidah dan posisi mulut tertutup. Tunggu beberapa saat, setelah itu merkuri pada tabung kelas akan naik ke atas menempati ruang kosong dalam tabung. Hasil pengukuran suhu ditunjukkan tepat pada garis tempat berhentinya air raksa yang naik tadi. Kelebihan termometer air raksa Jangkauan suhu yang cukup lebar mulai dari minus 40 derajat Celcius sampai 360 derajat Celcius Warna air raksa yang mengkilat sehingga memudahkan pembacaan hasil pengukuran suhu Pemuaian yang sangat teratur Air raksa mempunyai sifat yang tidak membasahi dinding pipa kapiler, hal ini membuat hasil pengukuran menjadi teliti Kekurangan termometer air raksa Tidak bisa digunakan untuk pengukuran suhu lebih rendah dari minus 40 derajat Celcius Air raksa harganya cukup mahal dan secara kimia bersifat beracun sehingga berbahaya ketika tabungnya pecah Penggunaan termometer air raksa saat ini mulai dilarang untuk meminimalisir risiko paparan merkuri masuk ke dalam tubuh. Apalagi Dalam penggunaannya dengan diletakkan di lidah, maka resikonya cukup tinggi dan berbahaya. 2. Termometer Alkohol Termometer alkohol mempunyai cara kerja yang tidak jauh berbeda dengan termometer air raksa, alat ini juga digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Alat ini menggunakan cairan alkohol untuk indikator pengukuran suhu. Dibandingkan air raksa, zat alkohol dinilai lebih sensitif terhadap perubahan suhu. Kelebihan dari termometer alkohol Harganya terjangkau, karena cairan alkohol cukup murah dan mudah didapatkan di pasaran Bisa digunakan untuk pengukuran suhu sangat rendah hingga minus 130 derajat Celcius Alkohol dapat mengalami perubahan volume yang besar ketika ada kenaikan suhu yang sangat kecil, sehingga alat ini sangat teliti digunakan untuk melakukan pengukuran suhu tubuh Kekurangan termometer alkohol Titik didih alkohol hanya mencapai 78 derajat Celcius, sehingga tidak bisa digunakan untuk pengukuran temperatur yang lebih tinggi Sifatnya membasahi dinding kaca sehingga menyulitkan pembacaan Dalam penggunaannya perlu diberi pewarna terlebih dahulu karena alkohol tidak berwarna 3. Termometer Bimetal Mekanik Termometer bimetal mekanik dirancang dengan 2 keping logam yang dapat bereaksi terhadap perubahan temperatur atau suhu. Apabila ada perubahan suhu maka dua keping logam pada alat ini akan memuai dan melengkung. Sehingga jika suhunya semakin tinggi, maka keping bimetal juga akan semakin melengkung. Prinsip kerja termometer bimetal mekanik yaitu kepingan logam akan melengkung ke arah logam yang memiliki koefisien muai lebih rendah ketika terjadi perubahan suhu yang lebih tinggi. Namun jika terjadi perubahan suhu lebih rendah, maka kepingan logam akan melengkung ke arah logam yang memiliki koefisien lebih tinggi. Berdasarkan cara kerjanya tersebut, termometer bimetal mekanik sering difungsikan sebagai penunjuk arah berdasarkan rangsangan suhu. 4. Termometer Digital Sebagian besar termometer yang dijual di pasaran saat ini merupakan jenis termometer digital. Termometer digital dapat menunjukkan suhu secara akurat dan cepat, desainnya pun sekarang sudah semakin modern. Alat ukur temperatur suhu tubuh ini terdapat sensor yang bekerja untuk membaca suhu tubuh manusia atau objek. Cara penggunaan termometer digital dibedakan menjadi tiga, diantaranya Gunakan di mulut Cara penggunaannya dengan meletakkan ujung sensor termometer digital di bawah lidah dan posisi bibir tertutup. Selama penggunaan termometer usahakan untuk tidak berbicara, menjilat maupun menggigit alat. Tunggu beberapa saat sampai terdengar bunyi “biiiip” atau sinyal tertentu yang menunjukkan pengukuran suhu sudah selesai dan bisa dibaca pada layar alat. Gunakan di anus Ada juga jenis termometer digital yang digunakan di anus. Biasanya cara ini digunakan pada bayi karena mereka cenderung sulit untuk tetap diam ketika termometer dimasukkan ke dalam mulut. Cara menggunakannya dengan mencuci alat terlebih dahulu dengan sabun dan bilas menggunakan air dingin tangga. Setelah itu, keringkan alat dam basahi ujung termometer dengan pelumas, bisa menggunakan petroleum jelly. Masukkan alat pengukur suhu digital ke dalam anus secara perlahan-lahan, diamkan selama 30 detik atau sampai sensor berbunyi. Gunakan di bawah ketiak atau lengan Termometer digital juga bisa digunakan di bawah ketiak atau lengan dengan cara menghimpitnya. Cara penggunaannya sangat mudah, letakkan alat pengukur suhu diantara kedua lengan atau dihimpitkan pada ketiak. Pastikan sensor pada termometer terhimpit dan mengenai kulit, tahan selama 2 sampai 3 menit atau sampai sensor berbunyi. Sebagai tambahan informasi, hindari menggunakan termometer di anus dan mulut secara bersamaan. Untuk menghindari hal tersebut, Kamu bisa memberikan label khusus agar tidak salah dalam pemakaiannya. Salah satu merk termometer digital yang sering digunakan oleh masyarakat adalah Omron Digital Thermometer dengan harga mulai dari Rp 60 ribuan. 5. Termometer Dinding Sesuai dengan namanya, termometer dinding digunakan untuk menyebut segala jenis termometer yang diletakkan atau menempel pada dinding. Termometer dinding digunakan untuk melakukan pengukuran suhu ruangan, baik sekala rumah maupun industri. Jenis termometer dinding sendiri dibedakan lagi menjadi dua macam, yaitu termometer yang menggunakan air raksa sebagai indikatornya serta seri digital yang lebih modern. 6. Termometer Empeng Bayi Termometer pengukuran suhu tubuh ini memiliki bentuk seperti dot atau empeng yang memang secara khusus digunakan untuk bayi. Cara penggunaannya dengan dimasukkan ke mulut bayi dan tunggu selama beberapa saat. Kelebihan termometer empeng bayi Mudah digunakan karena dirancang secara khusus mirip seperti empeng yang biasa digunakan oleh bayi, sehingga bayi tetap merasa nyaman meskipun sedang menggunakan termometer. Termometer empeng bayi umumnya berbentuk digital sehingga hasil pengukurannya akan ditampilkan dalam sebuah layar LCD dan mudah dibaca Dibuat dari material non BPA sehingga aman dan nyaman untuk bayi Kekurangan termometer empeng bayi Kurang efektif dan hasilnya mungkin tidak akurat jika digunakan pada bayi yang aktif Banyak produk yang dipalsukan sehingga beresiko terbuat dari bahan atau material yang kurang aman untuk bayi 7. Termometer Galium Termometer gallium merupakan jenis termometer yang digunakan untuk mengganti air raksa yang beracun dan berbahaya. Bentuknya pun mirip, termometer gallium ini juga berbentuk tabung kaca. Namun termometer ini membutuhkan waktu lama untuk melakukan pengukuran suhu tubuh, berkisar 10 menit ketika diletakkan di ketiak dan 4 menit ketika diletakkan di mulut. Penggunaan alat ukur ini juga harus digoyang-goyangkan terlebih dahulu, serta dicuci dan dilap menggunakan alkohol sebelum digunakan kembali. 8. Termometer Gas Merupakan jenis termometer yang bekerja berdasarkan reaksi gas terhadap perubahan suhu ruangan. Biasanya termometer gas menggunakan hidrogen dan helium bertekanan rendah. Cara kerjanya, ketika termometer ini ditempelkan pada suatu objek atau benda, maka gas akan bereaksi karena ada perubahan suhu dan indikator suhu akan bergerak. Dibandingkan jenis termometer cairan, termometer gas lebih teliti karena mempunyai sifat memuai lebih besar. Selain itu, termometer gas juga mempunyai rentang pengukuran suhu yang luas mulai dari minus 250 derajat Celcius sampai 1500 derajat Celcius. 9. Termometer Inframerah Termometer inframerah dapat digunakan untuk mengukur suhu tubuh seseorang tanpa harus menempelkan alat ke kulit atau tubuh. Sehingga jenis termometer ini sangat cocok digunakan di tempat umum, misalnya ketika harus mengukur suhu banyak orang. Cara kerja alat ini dengan menggunakan sensor inframerah untuk melakukan pengukuran suhu. Penggunaannya sangat mudah, cukup dengan mendekatkan atau mengarahkan sinar inframerah dari termometer ke dahi. Sehingga banyak yang menyebut dengan nama termometer tembak. Termometer inframerah yang berkualitas bagus tidak membutuhkan waktu lama untuk mendeteksi suhu tubuh seseorang, biasanya hanya beberapa detik saja. 10. Termometer Jidat atau Kening Jenis termometer ini digunakan dengan cara mengarahkan sensor inframerah ke jidat atau kening. Penggunaannya bukan dengan ditempel ke jidat, melainkan cukup memposisikan sensor alat ke arah kening. Sinar inframerah pada alat inilah yang akan membaca panas yang keluar dari dahi. Biasanya pada alat terdapat kotak atau layar untuk pembacaan hasil pengukuran suhu. Dalam penggunaan jenis termometer kening ini sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut Usahakan untuk tidak makan maupun minum panas atau dingin sebelum pengukuran suhu tubuh karena bisa mengajarkan hasil pengukurannya Tidak merokok sebelum pengecekan suhu tubuh menggunakan alat ini Membersihkan termometer dengan benar Jika habis mandi air panas atau selesai olahraga, tunggu 1 sampai 2 jam sebelum melakukan pengukuran suhu tubuh 11. Termometer Klinis Sama seperti jenis termometer pada umumnya, termometer klinis merupakan alat untuk mengukur suhu badan melalui rongga mulut atau ketiak. Alat ini dibedakan menjadi dua macam macam yaitu termometer klinis analog dan termometer klinis digital. Keduanya memiliki perbedaan pada penampilan nilai suhu hasil pengukuran. Termometer klinis digital tentu dirancang lebih modern untuk menampilkan secara langsung hasil pengukuran suhu. Berbeda dengan termometer klinis analog yang masih menggunakan air raksa sebagai indikator untuk melihat angkanya. 12. Termometer Kristal Cair Jika dibandingkan termometer suhu tubuh lainnya, termometer kristal cair memiliki karakteristik yang unik dan berbeda. Cara penggunaannya dengan ditempelkan ke dahi atau jidat. Tunggu beberapa saat, setelah itu indikator pada termometer akan menunjukkan hasil pembacaan suhu tubuh. Termometer ini lebih banyak digunakan sebagai termometer klinis, tapi juga bisa digunakan untuk mengukur suhu lemari pendingin, ruangan maupun tubuh. 13. Termometer Maksimum-Minimum Termometer maksimum-minimum merupakan jenis alat ukur untuk mengetahui suhu maksimum dan minimum dalam jangka waktu tertentu di suatu tempat. Cara kerja termometer ini, ketika suhu naik maka air raksa akan mengembang dan masuk ke dalam tabung yang berskala. Air raksa yang berada di ujung kanan merupakan temperature paling tinggi. Sedangkan ketika suhu menurun, maka air raksa akan tetap ditempatnya karena tertahan bagian sempit. Temometer perlu diayunkan ke atas untuk mengembalikan posisinya. 14. Termometer Probe Termometer probe biasanya digunakan dalam bidang medis, ritel dan pengujian makanan dengan cara merendam alat. Pada termometer ini terdapat ujung sensor yang runcing dan terhubung oleh kabel panjang sekitar 1 meter. Penggunaan kabel yang panjang tersebut menjadi kelebihan termometer probe karena lebih mudah serta fleksibel digunakan, dan gambarnya bisa Kamu lihat di atas. 15. Termometer Resistensi Termometer resistensi digunakan untuk melakukan pengukuran suhu dalam rentang -250 hingga 700 derajat Celcius. Cara kerja termometer ini dengan mencatat adanya perubahan resistensi cairan yang mengalir melewati lilitan kawat platina pada kaca atau bahan keramik. Selain menggunakan platina, termometer resistensi juga bisa menggunakan tembaga dan nikel. Namun sejauh ini, bahan platina memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dan rentang suhu yang luas. Saat ini termometer resistensi banyak digunakan dalam bidang otomatisasi serta proses kontrol. 16. Termometer Resistor Termometer resistor biasanya digunakan dalam ruangan, terutama di lingkungan pabrik. Termometer resistor secara fisika bekerja dengan melakukan perhitungan besaran hambatan listrik suatu objek atau benda. Adanya perubahan suhu akan menyebabkan besaran hambatan listrik pada alat berubah. Saat temperatur ruangan meningkat, maka hambatan listrik platina pada alat juga naik. 17. Termometer Six Bellani Jenis termometer ini juga digunakan untuk melakukan pengukuran temperatur di ruangan, seperti di rumah kaaca. Alat ini mempunyai 2 indikator, bagian kanan digunakan untuk menghitung suhu maksimum dan bagian kiri untuk suhu minimum. Cara kerja termometer six bellani menggunakan air raksa, alkohol cair dan uap alkohol untuk pengukurannya. Termometer six-bellani berbentuk huruf U yang mempunyai cara pembacaan berbeda antara kedua tabungnya. Persimpangan antara ke dua tabung diisi menggunakan merkuri atau air raksa. Saat suhu ruangan turun, merkuri akan tertahan pada katub dan tidak kembali ke bohlam. Sementara ketika suhu meningkat, air raksa akan terdorong ke atas karena adanya gaya pemuaian. Termometer six-bellani biasanya difungsikan untuk melakukan pengukuran suhu minimum dalam satu hari yang diamati setiap pukul jam 7 pagi. 18. Termometer Strip Dinamakan termometer strip karena alat ukur ini berbentuk strip yang terbuat dari plastik dan cara penggunaannya mudah. Cukup dengan menempelkan strip di mulut, ketika atau atas dahi dan tunggu beberapa saat. Strip akan berubah warna untuk menunjukkan hasil pengukuran suhu. Kelebihan termometer strip Harganya relatif murah Mudah digunakan Kekurangan termometer strip Hasil pengukuran suhunya dinilai kurang akurat karena hanya menunjukkan perkiraan kasar mengenai suhu tubuh Alat ini harus disimpan pada suhu di bawah 35 derajat Celcius agar tidak rusak dan meleleh 19. Termometer Telinga Berdasarkan kegunaannya, termometer telinga digunakan untuk melakukan pengukuran suhu badan dengan cara dimasukkan ke telinga. Alat ini dilengkapi dengan sinar infra merah yang akan melakukan pembacaan panas di dalam lubang telinga. Dalam penggunaan termometer telinga jangan terlalu dalam maupun terlalu jauh. Letakkan sensor inframerah pada termometer tepat di permukaan lubang telinga. Diamkan beberapa saat, lalu baca hasil pengukuran suhu pada layar yang ada di alat. Termometer telinga cocok digunakan untuk anak-anak maupun orang dewasa, tapi pastikan sedang tidak mengalami infeksi telinga atau sudah membersihkan cairan telinga. Jika di dalam telinga terlalu banyak cairan akan membuat hasil pembacaan termometer ini tidak akurat. 20. Termometer Termokopel Termometer termokopel adalah jenis alat pengukuran suhu ruangan yang menggunakan dua logam konduktor dan disatukan dalam amperemeter. Alat ini paling populer digunakan dalam berbagai rangkaian atau peralatan elektronika yang berkaitan dengan suhu. Kelebihan termometer termokopel Mudah dalam pembacaan hasil pengukuran suhunya karena mempunyai layar yang tidak mudah keruh serta skala yang terlihat jelas Dapat merespon cepat ketika ada perubahan suhu walaupun kecil Memiliki akurasi yang tinggi untuk pengukuran suhu dengan rentang minus 200 derajat celcius sampai 2000 derajat Celcius Tahan lama dan tidak mudah rusak, alat ini juga tahan terhadap goncangan maupun getaran Kekurangan termometer termokopel Kalibrasinya cukup sulit Hanya digunakan untuk pengukuran perbedaan temperatur Penggunaannya membutuhkan perlengkapan tambahan yang biasanya cukup mahal Akhir Kata Nah, di atas telah Kami bahas secara lengkap mengenai jenis-jenis termometer dan prinsip kerjanya. Setiap jenis termometer memiliki cara kerja yang berbeda, meskipun semuanya mempunyai fungsi yang sama, yaitu untuk pengukuran suhu. Semoga bermanfaat yah, salam hangat.
.
  • iheinhg0ld.pages.dev/316
  • iheinhg0ld.pages.dev/211
  • iheinhg0ld.pages.dev/435
  • iheinhg0ld.pages.dev/637
  • iheinhg0ld.pages.dev/494
  • iheinhg0ld.pages.dev/3
  • iheinhg0ld.pages.dev/445
  • iheinhg0ld.pages.dev/630
  • iheinhg0ld.pages.dev/38
  • iheinhg0ld.pages.dev/671
  • iheinhg0ld.pages.dev/150
  • iheinhg0ld.pages.dev/277
  • iheinhg0ld.pages.dev/966
  • iheinhg0ld.pages.dev/477
  • iheinhg0ld.pages.dev/626
  • jelaskan perbedaan prinsip kerja termometer zat cair dengan termometer digital