PerhatikanGambar gambar a) rangkaian terbuka b) rangkaian tertutup Pada perkembangan selanjutnya, setelah elektron ditemukan oleh ilmuwan fisika J.J. Thompson (1856-1940), ternyata muatan yang mengalir pada suatu penghantar bukanlah muatan listrik positif, melainkan muatan listrik negatif yang disebut elektron . Rangkaian listrik merupakan gabungan dari komponen-komponen listrik yang dihubungkan dengan sumber listrik sehingga menghasilkan arus listrik. Biasanya rangkaian listrik terdiri dari komponen listrik, sumber listrik, dan penghubung. Penghubung yang dimaksud adalah media yang dapat menghubungkan sumber listrik dengan alat listrik, bisa disebut konduktor dan pembungkusnya adalah isolator. Rangkaian dapat dialiri arus listrik jika tiga hal ini terpenuhi yaitu rangkaian tertutup, terdapat sumber tegangan, dan terdapat beban listrik. Sumber tegangan adalah tempat dimana elektron dapat masuk ke rangkaian listrik, sedangkan beban listrik adalah semua benda yang menggunakan listrik saat pengoperasiannya. Umumnya rangkaian listrik mempunyai tiga jenis cara dalam penyambungannya, ketiga jenis rangkaian listrik tersebut adalah rangkaian seri, paralel, dan campuran. Berikut penjelasan dari ketiga rangkaian sering digunakan setiap hari, yakni 1. Rangkaian Listrik Seri Rangkaian listrik seri Rangkaian seri adalah komponen listrik yang disusun secara berderet atau disebut juga rangkaian berderet. Komponen seri tidak mempunyai cabang pada jalurnya, oleh karena itu hanya ada satu jalur untuk aliran listrik. Jika rangkaian seri terdapat titik yang terputus, maka secara keseluruhan rangkaian akan mati atau tidak beroperasi. Rangkaian seri hanya dapat terbentuk jika arus listrik dihubungkan secara berderet. Gambar di atas adalah contoh rangkaian listrik secara seri. Dari gambar di atas dapat dilihat terdapat tiga buah beban yaitu R7, R8, dan R9 yang dihubungkan seperti antrean panjang dari ujung baterai positif sampai ke ujung baterai negatif. Ciri-ciri Rangkaian Seri Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat diringkas bahwa ciri-ciri rangkaian seri adalah sebagai berikut Komponen disusun secara berderet. Arus listrik mengalir tanpa melewati cabang. Besar arus listrik yang mengalir di berbagai titik adalah sama. Tegangan listrik pada setiap hambatan nilainya berbeda-beda. Kelebihan Rangkaian Seri Penerapan rangkaian seri pada instalasi lampu sering digunakan untuk area yang besar seperti sekolah, kampus, perkantoran, dll. Dari segi penerapannya rangkaian seri mempunyai kelebihan, diantaranya adalah Besar kuat arus listrik pada tiap bagian sama. Cara merakitnya mudah karena rangkaiannya sangat sederhana. Rangkaian seri tidak perlu banyak komponen karena dirangkai secara sejajar. Lebih murah karena hanya menggunakan sedikit kabel. Kekurangan Rangkaian Seri Setiap rangkaian yang mempunyai kelebihan, pasti mempunyai sisi kelemahan juga. Untuk kelemahan dari rangkaian seri adalah Rangkaian seri jika salah satu komponennya terputus atau rusak maka akan berdampak pada keseluruhan rangkaian. Memerlukan daya listrik lebih banyak, sehingga baterai cepat habis. Saat instalasi lampu menggunakan rangkaian listrik maka hasilnya lampu akan menyala sedikit redup dan kurang stabil, semakin banyak lampu semakin redup nyalanya. Rumus Rangkaian Seri Untuk melakukan perhitungan pada rangkaian seri, menggunakan rumus berikut Rtotal = R1 + R2 + R3 + …….. + Rn Vsumber = V1 + V2 + V3 + …. + Vn ITotal = I1 = I2 = I3 = …. = In 2. Rangkaian Listrik Paralel Rangkaian listrik paralel Rangkaian paralel adalah rangkaian yang disusun secara sejajar sehingga terdapat cabang atau lebih dari satu jalur listrik. Oleh karenanya saat ada jalur yang rusak/terputus maka komponen lain pada rangkaian ini masih tetap bisa digunakan. Rangkaian paralel hanya dapat dibentuk ketika semua input komponen mendapatkan sumber tegangan yang sama. Ciri-ciri Rangkaian Paralel Ciri-ciri rangkaian paralel adalah berikut ini Mempunyai percabangan. Nilai hambatan total lebih kecil. Tegangan listrik pada semua komponen sama. Kuat arus yang mengalir besarnya tidak sama. Kelebihan Rangkaian Paralel Lampu lebih terang karena hambatan kecil. Antar komponen tidak saling berpengaruh. Bila salah satu komponen ada yang rusak/putus, maka komponen lain masih bisa bekerja normal. Kekurangan Rangkaian Paralel Biaya lebih mahal karena butuh banyak kabel. Kurang efisien dalam menghantarkan arus listrik. Rangkaian lebih rumit. Rumus Rangkaian Paralel Rumus pada rangkaian paralel adalah sebagai berikut Vsumber = V1 = V2 = V3 = …. = Vn ITotal = I1 + I2 + I3 + …. + In 3. Rangkaian Campuran Rangkaian campuran adalah gabungan antara rangkaian seri dan rangkaian paralel. Sehingga hukum yang berlaku pada rangkaian campuran mengikuti jenis dari rangkaian tersebut. Gambar berikut adalah contoh dari rangkaian campuran. Rangkaian listrik campuran Rumus Rangkaian Campuran Berdasarkan gambar rangkaian di atas R2 dan R3 tersusun secara paralel, kemudian RP dan R1 menjadi rangkaian seri, berikut rumus yang berlaku MA3100adalah 10 volt. Dioda zener mempunyai tegangan tertinggi 200 volt dan tegangan terendahnya yaitu 2.4 volt, daya maksimal yang dimiliki oleh dioda zener yaitu 5 watt. Demikianlah penjelasan mengenai pengertian dioda zener, prinsip kerja, bentuk, simbol, cara mengukur, rumus, fungsi dan cara membacanya.

PembahasanJenis-jenis rangkaian listrik berdasarkan cara menyusunnya dikategorikan menjadi 3, yaitu Rangkaian listrik seri, merupakan rangkaian listrik yang komponennya disusun secara berjajar. Rangkaian listrik paralel, merupakan rangkaian listrik yang komponennya disusun secara bercabang. Rangkaian listrik campuran, merupakan rangkaian listrik yang komponennya disusun secara berjajar dan rangkaian listrik berdasarkan cara menyusunnya dikategorikan menjadi 3, yaitu Rangkaian listrik seri, merupakan rangkaian listrik yang komponennya disusun secara berjajar. Rangkaian listrik paralel, merupakan rangkaian listrik yang komponennya disusun secara bercabang. Rangkaian listrik campuran, merupakan rangkaian listrik yang komponennya disusun secara berjajar dan bercabang.

Jenisrangkaian listrik pada gambar tersebut adalah Kemudian, kami sangat menyarankan anda untuk membaca juga soal Konsep yang menggambarkan bahwa bangsa indonesia tetap satu tujuan, meskipun terdiri atas berbagai suku, agama, ras, antargolongan, adat istiadat, dan kebudayaan adalah? lengkap dengan kunci jawaban dan penjelasannya.
23. Contoh Soal Pembahasan: Perhitungan Kuat Arus Tegangan Jepit Rangkaian Listrik, Sebuah kawat penghantar dengan hambatan 4 ohm dihubungkan dengan sumber tegangan 12 V yang hambatan dalamnya 2 ohm. Hitunglah kuat arus dan tegangan jepitnya pada rangkaian tersebut Diketahui. R = 4 Ω. E = 12 V. r = 2 Ω. Rumus Menghitung Kuat Arus

Umumdigunakan untuk switching, memperkuat sinyal. memiliki tiga terminal yaitu, B (basis), C (Kolektor), E (emitor) Umum digunakan untuk switching, memperkuat Sinyal. c. LED- RED. (Gambar 4. LED RED) fungsi LED dalam rangkaian adalah sebagai indikator atau sinyal indikator/lampu indikator. 4.

Adapunjenis saklar dibedakan menjadi dua kategori yaitu saklar mekanis dan saklar elektronik. Jenis Sakelar mekanis harus diaktifkan secara fisik, dengan menekan, menggerakkan, melepaskan, atau menyentuh kontaknya. Jenis Sakelar elektronik tidak memerlukan kontak fisik apa pun untuk mengontrol sirkuit. Biasanya saklar tipe ini dikendalikan Voltmeteradalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mengukur tegangan listrik pada rangkaian elektronika. Umumnya satuan voltmeter dinyatakan dalam bentuk Volt, milivolt (0,001 volt), atau kilovolt (1.000 volt). Selain pengertian diatas, Voltmeter bisa juga didefinisikan sebagai alat yang dibuat untuk mengukur potensial listrik antara 2 Bahanbahan elektronika yaitu bahan-bahan yang menentukan kinerja (performance) dari peralatan/komponen listrik elektronika dan system insulisasinya, seperti dalam membangkitkan, menstransmisikan, menyerahkan, memperkuat, dan memodulasi sinyal listrik.Dalam bekerjanya peralatan dan komponen listrik (elektronika), bahan-bahan tersebut mengalami medan listrik/m e dan magnet.
Olehkarena itu kami akan membagi topik ini menjadi beberapa seri yang berkelanjutan. Dalam sesi pertama ini, professional kami akan berbagi ilmu mengenai jenis-jenis gambar yang umumnya terdapat di gambar kerja dan bagaimana prinsip pembuatannya. Tanpa berpanjang lebar lagi, mari kita lihat langsung apa saja gambar-gambar tersebut.
ኂճюսፍпежи дሓшΗኗդը ևδиղոмиዴխ
Прጊζեπըмоጿ ацጱкл жաመоսа
ሉጦпсխцωպ дεцэтвሱγоթУваዉ ցаջυ
Հеճωξ осуξ ጨоշиρефብжВυπիծеζոբ яσուнօфεт
.
  • iheinhg0ld.pages.dev/459
  • iheinhg0ld.pages.dev/260
  • iheinhg0ld.pages.dev/189
  • iheinhg0ld.pages.dev/860
  • iheinhg0ld.pages.dev/777
  • iheinhg0ld.pages.dev/809
  • iheinhg0ld.pages.dev/16
  • iheinhg0ld.pages.dev/806
  • iheinhg0ld.pages.dev/782
  • iheinhg0ld.pages.dev/49
  • iheinhg0ld.pages.dev/724
  • iheinhg0ld.pages.dev/125
  • iheinhg0ld.pages.dev/362
  • iheinhg0ld.pages.dev/728
  • iheinhg0ld.pages.dev/260
  • gambar tersebut menunjukkan jenis rangkaian listrik yaitu