Apakah anda ingin mengajarkan pentingnya berbakti kepada orang tua untuk para anak anak? Tak usah khawatir, sebab anda bisa mengajarkannya lewat media cerita dongeng yang inspiratif. Salah satu kisah yang memiliki nilai esensial tinggi yaitu cerita Pohon Apel dan Anak Laki Laki. Kisah seru dongeng selengkapnya bisa disimak berikut ini! Kisah dari Pohon Apel dan Anak Laki Laki Jika dilihat dari unsur intrinsik dari kisah yang satu ini bisa dilihat dari tema yang dianutnya. Secara garis besar, dongeng sebelum tidur yang cukup panjang ini yaitu mengenai perjuangan orang tua dalam membahagiakan buah hatinya. Meski harus berjuang untuk sakit, orang tua akan selalu mengutamakan dari sebuah kebahagiaan sang anak. Untuk tokoh dan perwatakan dari cerita yang satu ini bisa dikatakan tak terlalu banyak. Sebab, cewrit aini hanya melibatkan tokoh utama yaitu Pohon Apel dan juga seorang anak laki laki dengan nama Jojo. Di sini, Pohon apel akan berperan sebagai penggambaran karakter dari orang tua yang selalu berkorban demi anaknya. Tentu sesuai judulnya, Jojo menjadi peran anak. Pohon apel di sini memiliki sifat yang sangat tulus dengan segala hal yang dimintai oleh anaknya. Cerita dongeng ini berlanjut dengan Jojo yang selalu meminta ke Pohon Apel. Padahal, Pohon Apel ini tidak pernah meminta apa pun yang cukup berat dan hanya ingin anak meluangkan waktu sebentar bersamanya. Sebagai tokoh antagonis dalam kisah Pohon Apel ini, Jojo digambarkan sebagai bocah laki laki yang sudah bermain. Setiap harianya Pohon Apel diajak bermain oleh Jojo sesuai permintaan anak laki laki tersebut. Namun, semakin hari dan kian dewasa, ia perlahan melupakan Pohon Apel. Bahkan saat Pohon Apel membutuhkan sesuatu si anak tersebut tak kunjung datang. Latar Penggambaran Cerita Mengingat kisah ini bercerita mengenai Pohon Apel, maka latar tempat yang digunakan tak terlalu banyak. Pasalnya, Pohon Apel tetap berada di satu tempat yaitu padang rumput. Selain itu, latar dari Cerita Dongeng yang hanya ada di tempat tersebut membuat Pohon Apel merasa kesepian karena hanya dirinya saja yang ada di padang rumput itu. Kemudian, datanglah seorang anak kecil bernama Jojo yang setiap harinya bermain dengan senang sampai kerap memanjat pohon apel dan tidur di bawahnya. Sejak kedatangan anak laki laki bernama Jojo, Pohon Apel merasa senang. Namun menginjak dewasa, Jojo jarang mengunjungi dan hanya datang saat kesulitan atau membutuhkan sesuatu. Sampai pada akhirnya, Pohon menjatuhkan beberapa buah apel dan meminta anak laki laki tersebut untuk menjual buah buah tersebut agar menghasilkan uang. Ternyata hal ini berlanjut sampai Jojo benar benar menikah dan memiliki anak. Dengan kebaikan hatinya, Pohon Apel merelakan rantingnya untuk dibuat menjadi hunian dan kapal untuk berkelana. Pesan Moral Yang Bisa Dipetik Pada akhirnya, Pohon Apel tak menyisakan apa apa dan yang tersisa hanyalah sebuah akar yang sudah tua saja. Tak lama kemudian, Jojo menyesal telah melakukan hal tersebut dan meminta maaf karena telah mengambil seluruh hal yang ada di Pohon Apel. Di sisa hidupnya, Cerita Dongeng ini berakhir dengan Jojo beristirahat di sebelah di Pohon Apel sambil merasa sedih. Bisa dikatakan, kisah Pohon Apel memiliki pesan moral yang cukup esensial mengenai pentingnya berbakti kepada orang tua. Pohon Apel di sini menggambarkan sosok orang tua yang akan rela berjuang demi apa pun untuk anak laki laki yang sudah dianggap sebagai keluarganya sendiri. Untuk kisah menarik inspiratif dan mendidik yaitu Cerita Anak Seorang Putri yang Seekor Katak. Navigasi pos
Sebelumnyaperkenalkan,namaku Lestari,pertama kali aku mengenal apa itu cinta,dunia ini terasa indah bagiku.Hanya sayang sekali cinta dan kasih sayang aku berikan dengan orang yang salah.Dia seorang laki-laki yang sudah beristri.Jadilah cinta kami berjalan sembunyi-sembunyi.Aku mengenal pria tersebut ketika datang pada acara ulang tahun temanku.Dia saat itu menjadi event organizer acara tersebut.
sebuah contoh kesabaran dan kesetiaan seorang suami pada istrinya yang patut dijadikan teladan bagi kita semua. Rumah kontrakan kecil di wilayah kecamatan Wonokromo Surabaya, yang berisi kamar tidur dan sebuah dapur mini menjadi saksi bisu keindahan hidup suami istri ini, Rofi dan Tini. Kesederhanaan telah menjadi gambaran keseharian mereka. Rofi lelaki asal Surabaya, berprofesi sebagai tenaga kontrak sebuah perusahaan kontraktor bangunan di kota asalnya, dan Tini, istrinya, adalah seorang wanita lugu asal kota Reog, Ponorogo, yang berprofesi sebagai penjual bakso di depan rumah kontrakan mereka. Rofi adalah tipe lelaki kurus, pendiam dan bersahaja yang hampir setiap hari selalu menyempatkan diri untuk sholat berjamaah di mushola dekat rumahnya. Sedangkan Tini, wanita yang bertubuh agak gemuk, suka bercanda namun tetap bersahaja seperti halnya suaminya. Dalam kesehariannya, jarang sekali perselisihan ditemukan dalam rumah tangga mereka, sehingga para tetangga menganggap mereka sebagai pasangan yang harmonis. Hampir sepuluh tahun sudah perjalanan rumah tangga Rofi dan Tini, tapi sayang belum seorang anak pun yang Allah amanahkan kepada mereka. Resah yang Tini rasakan, apalagi jika melihat suaminya sering menggendong anak kecil, entah anak saudaranya ataupun anak tetangganya. Sedih pula hati kecilnya ketika ia merasa belum bisa memberikan keturunan untuk suaminya dari rahimnya sendiri. Tapi Tini bukanlah wanita yang lemah dan cengeng, walaupun kondisi fisiknya memburuk karena sakit dan berwajah tak secantik wanita pada umumnya, tapi ia adalah sosok wanita yang tegar dan ikhlas. Tegar tatkala ujian seperti ini datang melanda dirinya dan ikhlas tatkala mengizinkan suaminya untuk menikah lagi dengan wanita lain agar bisa mendapatkan keturunan dari darah dagingnya sendiri. Tapi dibalik tegar dan ikhlas yang coba ia tanamkan dalam benaknya, ada jerit tangis yang menyayat dalam jiwanya, jerit tangis seorang wanita. Selayaknya wanita lainnya, ia pun sebenarnya tak ingin dimadu dalam hidupnya. Tapi apa boleh buat, kenyataan membuatnya harus menerima keadaan ini. Lain halnya dengan Rofi, Rofi tidaklah lelaki seperti kebanyakan. Sebagaimana istrinya, ia pun bukan lelaki lemah yang mudah tergoda bujuk rayu wanita lain meski telah mendapat izin dari istrinya untuk menikah. Ia adalah tipe laki-laki yang sabar dan setia. Namun sebagai laki-laki normal tentu besar pula keinginannya untuk memiliki anak dari darah dagingnya sendiri sebagai penghibur dirinya tatkala lelah menghampiri, tapi ia tepiskan keinginannya itu jauh-jauh demi menjaga perasaan istrinya. Lama sudah rasa resah itu melanda hati Tini. Bertambahlah resah itu saat Rofi, lelaki yang dicintainya, mendapat tugas kerja untuk jangka waktu yang lama di kota Sorong, Papua. Sebuah kota yang jauh dari tempat tinggalnya sekarang, Surabaya. Apalagi untuk orang kecil sepertinya, sebuah tiket pesawat ke Papua tentu menjadi barang yang mahal untuk ia dapatkan. Setahun berlalu sejak keberangkatan suaminya ke Sorong, tak jarang hati Tini merasakan kerinduan yang teramat sangat. Apalagi sejak pertama berangkat hingga kini, belum sekalipun suaminya pulang untuk menjenguknya. Hanya melalui telepon, suara Rofi yang gagah layaknya seorang laki-laki perkasa dari seberang sanalah yang sanggup meredam kerinduannya walau hanya sesaat. Itupun tidak setiap hari, hanya pada saat-saat tertentu saja suaminya menelpon dirinya. Bila kemudian kerinduan itu datang lagi menerpa, kembali rasa resah dan gundah menghantui dirinya. Resah jika suaminya menikah lagi tanpa sepengetahuan dirinya. Dan gundah jika suaminya enggan kembali ke Jawa lantaran telah memiliki keluarga baru di sana dengan seorang istri yang cantik dan anak yang lucu. Tapi ia tetap berusaha tegar dan ikhlas dengan apapun yang terjadi. Hanya doa-doa manis penenang jiwalah yang bisa ia panjatkan sekedar untuk menenangkan hatinya yang gelisah itu. Belakangan, sudah beberapa lama ini Rofi, suaminya, tak kunjung menelpon dirinya. Tapi ia tetap bersikap tenang. Diingatnya sejumlah dialog yang pernah terjadi diantara mereka sebelum Rofi berangkat ke Sorong, Papua. Dialog seorang istri yang sedih lantaran ditinggal ke luar kota oleh suaminya dalam waktu yang lama, dan dialog seorang istri yang dengan berat hati mengizinkan suaminya untuk menikah kembali dengan wanita lain. Tapi ada satu dialog yang selalu kan diingat dan dikenang olehnya, suatu jawaban bijak dari Rofi atas pertanyaan yang ditujukan kepadanya yang cukup membuat hati Tini menjadi tenang, "Sayang, kamu adalah segalanya bagiku. Allah anugerahkan kamu untukku sebagai pelangi yang senantiasa mewarnai hidupku. Senyummu adalah semangat jiwaku dan tangismu adalah duka batinku. Jikalau Allah berkehendak mengamanahkan seorang anak untuk kita, tentulah teramat mudah bagiNya. Tapi jika Allah belum menghendaki seorang anakpun untuk kita, mungkin ada rahasia Allah dibalik itu yang takkan mudah kita pahami karena keterbatasan ilmu kita, manusia. Bila waktunya tiba, anak akan hadir walaupun kita tidak menginginkannya hadir, dan sebaliknya, anak tak akan hadir walau sesusah apapun kita menginginkannya untuk hadir. Karena itu adalah hak prerogatif Allah sepenuhnya yang telah dicatat olehNya dalam Lauhul Mahfudz. Allah tahu apa yang terbaik untuk kita sekarang. Anak adalah amanah, anak adalah titipan, dan anak adalah tanggung jawab. Mungkin Allah menganggap kita belum mampu dan belum siap untuk memikul amanah itu sehingga Allah menundanya untuk kita. Seandainya Allah kirimkan seorang anak saat ini, mungkin kamu akan terlalu sibuk mengurus anak kita sampai tak sempat lagi mengurus aku, suamimu, sehingga akupun menjadi terabaikan dan cemburu pada anak kita. Atau mungkin aku masih belum pantas menjadi seorang ayah karena Allah menganggap aku belum sanggup merawat anak kita lantaran berbagai keterbatasan yang kumiliki. Sayang, mungkin Allah hendak menjadikan kita selayaknya Nabi Zakariyya yang dengan kesabarannya lalu dianugerahkan padanya seorang anak yang soleh padahal usianya sudah sangat renta. Atau mungkin Allah tak hendak menjadikan kita selayaknya Nabi Nuh yang diberikannya seorang anak namun kafir lagi mendurhakai Allah, Tuhannya, padahal ayahnya seorang nabi untuk umat di zamannya. Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk kita. Sayang, aku tahu kamu punya banyak kekurangan. Tapi tak selayaknya aku biarkan kekuranganmu itu menjadi aib bagimu. Aku adalah pakaian terindah untukmu dan kamu adalah pakaian terindah untukku, pakaian untuk menutup segala kekurangan yang ada dalam diriku dan dirimu. Betapapun banyaknya pakaian mahal dan indah yang bisa kubeli dan kupakai, tapi hanya ada satu pakaian terbaik yang melekat dalam tubuhku, dan pakaian itu adalah kamu. Pakaian yang lain mungkin akan pudar dimakan zaman, pakaian lain mungkin akan luntur ditelan waktu, tapi kamu, adalah pakaian yang tak akan pernah pudar dan luntur selamanya, karena kamu adalah pakaian terbaik hidupku yang Allah persembahkan untuk aku. Lalu masih pantaskah aku untuk mencari pakaian-pakaian yang lain? Yang belum tentu bisa kudapatkan pakaian sebaik dan seindah kamu? Seandainya aku jadi kamu dan aku menyuruhmu menikah lagi hanya karena aku tak dapat memberikanmu seorang anak, betapa naifnya aku telah menyia-nyiakanmu. Tak terbayangkan olehku betapa sakitnya hati yang kurasakan melihat kamu bercumbu mesra dengan orang lain yang menjadi maduku. Tak terbayangkan pula olehku melihat kamu tersenyum bahagia padahal hatiku hancur luluh lantah bagai ditelan bumi. Demikian juga halnya denganku. Tak ingin rasanya aku melihatmu menangis karena tak kuasa menahan sakitnya hati diduakan. Dan tak ingin pula aku tersenyum di atas derita batin yang kamu rasakan. Kamu adalah milikku satu-satunya di dunia ini dan begitu pula aku adalah milikmu satu-satunya dalam hidupmu yang tak akan pernah tergantikan oleh siapapun. Kamu tercipta untukku dan aku tercipta untukmu. Sekarang kamu tenang ya sayang, jangan bersedih lagi. Insya Allah aku akan menjaga cinta ini untukmu selalu." Tit..tit..tit..tit..... Getar suara pesan singkat dari handphone milik Tini mengejutkan keheningan malamnya. Sambil membuka pesan singkat yang baru diterimanya, diambilnya sebuah bingkai foto Rofi, suaminya, lalu didekapnya erat-erat dalam hangat peluknya. Tak lama pesan singkat itu dibacanya "Sayang baik-baik ya di sana, aku kan selalu merindukanmu di sini. I love u... dari Rofi, suamimu."Tentu Sang dewi, diduga kesulitan di lingkungan yang tak bersahabat, hutan dan istana memang berada di ujung arah berlawanan, sangat ekstrim. Kesetiaan Drupadi pun diuji. Wanita kerap diuji ketika suaminya terpuruk, atau sebaliknya, suaminya berada di puncak segala ada. Namun, sang suami diuji ketika dirinya ada di puncak kebesarannya.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pada akhirnya nanti cinta akan menjadi bagian dari kisah tentang cara laki-laki mengasihi serta menyayangi cinta sebagai ilmu pengetahuan dalam literatur yang dibaca generasi berikutnya lalu kembali menjadi bagian dari kisah tentang cara laki-laki berikutnya mengasihi serta menyayangi perempuan yang berubah dengan cara bagaimana laki-laki mencintai dan bagaimana perempuan dicintai. Jika sebaliknya terjadi, maka disanalah cinta bermetamorfosis. Satu laki-laki tak mungkin mudah mencintai banyak perempuan karena selebihnya pasti akan terselip syahwat, birahi dan kepalsuan. Satu perempuan tak juga mungkin dicintai banyak laki-laki karena lebih darinya pasti terselip harta dan akhirnya nanti cinta akan menjadi bagian dari kisah tentangcara laki-laki menyimpan rasa itu ke dalam relung hati meletakkan cinta laki-lakinya sekuat mungkin diikat dengan cintanya hingga menyatu di hati dan cuma kematian yang pada akhirnya melonggarkan ikatan cinta itu tapi tidak pada persemayamannya yang kekal abadi. Ciledug, 1 Maret 2021 Lihat Puisi SelengkapnyaCeritaRakyat - Berikut ini adalah kumpulan cerita rakyat daerah yang bisa menjadi sumber bacaan menarik yang mengandung pesan moral dan budi luhur yang ditinggalkan oleh leluhur lewat kisah-kisah yang tinggal dalam kehidupan masyarakat tradisional. Silahkan disimak! Daftar IsiKumpulan Cerita Rakyat Legenda IndonesiaCerita Rakyat - Keong MasCerita Rakyat - SangkuriangCerita Rakyat Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Gak baca, Nyesel .. SHARE yaKesetiaan wanita diuji saat lelaki tidak punya apa-apa.. Tapi kesetiaan lelaki diuji saat dia memiliki segalanya..Bila kau mempunyai segalanya dan ia mencintaimu, itu kenyataan... Namun bila kau tidak mempunyai segalanya dan ia masih mencintaimu, itu ketulusan .. Sesungguhnya kamu tak perlu memiliki segalanya untuk bahagia, Kerana yang kamu butuh hanya seseorang yang mampu membuatmu tersenyum ketika hatimu terluka...Semoga kita dikaruniai pasangan halal yang tulus mencintai kita dan mampu saling membahagiakan.....Aamiin.. Bunyi status teman di Fb Salam… Lama gak nulis, kok tiba-tiba pengen nulis lagi…ya menulis saja apa yang bias ditulis dan apa yang mau ditulis…menulislah tentang apa yang ada di otakmu..selama itu memiliki nilai, minimal bernilai bagi diri sendiri. Tulisan ini diinspirasi oleh status seorang teman di Fb - seperti tertulis di atas – kebetulan teman tersebut seorang ibu rumah tangga, seorang sarjana pula dan kebetulan senang berbisnis. Sepintas membaca dua baris pertama saya manggut manggut, “ benar juga “ gumam saya dalam hati. Membaca baris demi baris berikutnya, timbul niat untuk membahas kalimat kalimat tersebut versi saya, Mohon dimaklumi bila versi saya ini menabrak pola piker teman-teman pembaca… Agar tidak terlalu panjang, saya hanya mau bahas dua baris pertama saja, yaitu “ Kesetiaan wanita diuji saat lelaki tidak punya apa-apa..” Saya langsung membenarkan kalimat di atas, karena banyak saya temui kisah unfaithfull yang dipelopori wanita berawal dari “ kefakiran “ sang lelaki, baik fakir harta, fakir status karier maupun fakir teladan…karena pada dasarnya wanita butuh perlindungan, butuh rasa aman secara ekonomi maupun secara fisik , butuh kebanggaan dan itu mereka harapkan dari sang lelaki…Sebagai lelaki suami kita tidak boleh cemen dan cengeng, bila kita harus menghadapi kesulitan dan terjalnya cobaan hidup, kita harus bisa segera bangkit dari keterpurukan, karena disisi kita ada wanita baca –istri- yang membutuhkan rasa aman, kebanggaan memiliki kita, serta teladan sebagai nakhoda biduk rumah tangga…. Namun wahai para wanita, bila lelakimu sudah berusaha dengan segenap dayanya tapi tetap gagal dan terpuruk jua, maka setialah temani dia mengahadapi badai, ingatlah kegigihannya selama ini menunaikan tanggung jawabnya sebagai suami. Wahai wanita, jangan tinggalkan lelakimu dengan pengkhianatan, sertailah dia dengan setangkup doa dan motivasi agar dia segera bangkit..karna lelaki juga butuh jaminan rasa aman memilikimu. “Tapi kesetiaan lelaki diuji saat dia memiliki segalanya..”Ungkapan diatas mengingatkan saya pada kisah unfaithfull yang dipelopori oleh para suami lelaki , memang godaan terbesar bagi lelaki adalah ketika memiliki segalanya, mungkin hal ini karena sifat dasar lelaki yang selalu menempatkan dirinya sebagai seorang hero bagi para wanita, saya membacanya bukan semata karena egoisme lelaki maaf bila banyak yang tidak berkenan..hehe..beda pendapat khan boleh …Karena dorongan ingin menjadi hero bagi kaum hawa, serta sang lelaki merasa mampu menjadi hero bagi lebih dari satu wanita, maka dia ingin membuktikan itu. Namun, saya sangat tidak setuju bila lelaki main belakang untuk itu..karena itu bukan sifat pejantan…saya lebih setuju bila sang lelaki menyampaikan keinginannya untuk menjadi hero bagi banyak wanita baca berpoligami kepada sang istri, daripada menusuk dari belakang dengan perselingkuhan dan pengkhianatan. Mintalah persetujuan istri yang setulusnya, jangan paksa dia untuk setuju, bila dia tak setuju, menjadi setialah dengannya. Akan menjadi lebih baik, bila sang lelaki mengingat masa lalu, ketika segalanya belum dimiliki, mengingat kesetiaan sang istri mendampinginya dimasa susah, mengingat doa dan air mata yang telah mereka alirkan demi meraih kesuksesan…tegakah kita menyakitinya? Tegakah kita mengkhianatinya?...atau sampai kapankah kita berpetualang mencari cinta sejati ? sementara disamping kita ada seseorang yang setia menemani kita selama ini dalam susah dan senang…meski dia jarang - bahkan tak pernah – mengucapkan kata cinta secara verbal… Cinta sejati… Tak akan pernah mati Selalu menghiasi… by Ari Lasso Lihat Catatan Selengkapnya Diamlebih baik baginya, karena dia tau dia tidak akan kuat jika perasaannya ditolak. Sebab dia adalah perempuan, dia hanya perlu sebuah kepastian. Laki-laki, pada dasarnya ingin dipahami. Laki-laki yang baik tidak akan dengan mudahnya menebar pesona pada perempuan. Dia tidak akan merayumu dengan kata-kata yang hanya manis didengar.
Ada banyak hal yang bisa mempengaruhi cara berpikir seseorang dan tidak menutup kemungkinan, film jadi salah satu alasannya. Film dengan jalan cerita yang menyentuh, bisa membuat pandangan seseorang akan sesuatu jadi berubah. Makanya penting banget buat kamu lebih selektif dalam memilih apa yang hendak kamu 7 film di bawah ini memiliki cerita inspiratif yang bisa bikin kamu jadi pria yang lebih baik lagi. Kalau belum nonton, gak ada salahnya nih sempatkan diri menonton sejenak!1. Hacksaw tentang kehidupan seorang prajurit Amerika yang berperang melawan Jepang bernama Desmond Doss, film ini menjelaskan bagaimana Desmond memiliki karakter dan kepribadian yang kuat. Selain dia memiliki sikap juang yang tinggi terhadap negara, dia juga menjaga imannya dengan tidak melakukan hal yang tidak benar. Diperankan oleh Andrew Garfield, segala macam cerminan sosok pria sejati bisa kamu temukan dalam diri Desmond Doss di film The drama romantis ini memang sekilas hanya berisi tentang dua orang yang saling mencintai satu sama lain. Namun, yang menjadi garis besar ceritanya adalah kesetiaan Noah terhadap Allie. Mencintai seseorang itu memang mudah saja, tapi mempertahankannya tidak semua orang bisa. Dalam film ini, Noah membuktikan bahwa seumur hidupnya dia hanya mencintai satu orang saja yaitu Allie. Kesetiaan inilah yang kudu kamu tiru dari Noah, bro!3. oleh Brad Pitt, Shia LaBeouf, Logan Lerman dan Michael Pena, film ini menceritakan tentang bagaimana Wardaddy berusaha melindungi anggota timnya saat berperang. Selain semangat juang, mereka punya semangat persaudaraan yang hebat sehingga membuat tim Fury bisa begitu dekat satu sama lain. Film ini mengajarkan integritas, kekompakan dan keberanian seorang pria. Baca Juga Tayang 29 Agustus, Inilah 4 Fakta Proses Produksi Film Gundala 4. About A oleh Nicholas Grant dan Huge Grant, ceritanya adalah tentang seorang bujangan super egois yang hanya memikirkan dirinya sendiri. Dia sukses, kaya dan memiliki segalanya kecuali pasangan. Hidupnya berubah ketika dia bertemu dengan seorang pemuda yang membuatnya menyadari betapa kurangnya kehidupannya selama ini. Film drama ini mendapat rating yang cukup bagus dari Rotten Tomatoes, tidak ada salahnya untuk Good Will oleh Matt Damon, kamu akan melihat bagaimana seorang pria menunjukkan bahwa semua orang butuh pendidikan untuk membuat hidupnya maju. Tapi, bukan hanya harus punya pendidikan yang brilian, seseorang harus juga tahu cara menjalin hubungan baik dengan keluarga, teman dan kekasih untuk bisa mencapai kebahagiaan itu Cast untuk bertahan hidup di kondisi ekstrem alam adalah kualitas yang sangat dibutuhkan oleh semua pria. Apa yang akan kamu lakukan kalau terdampar di pulau terpencil tanpa makanan dan air? Tom Hanks dalam film ini menunjukkan bagaimana kamu sebagai seorang pria harus bisa berusaha mempertahankan hidupmu sendiri sebelum berusaha mempertahankan hidup orang The Green oleh Michael Clarke Duncan dan Tom Hanks, film yang mendapat rating di IMDb ini mendapat banyak penghargaan dan merebut banyak piala. Ceritanya adalah tentang seorang tahanan berhati bersih yang sanggup menyentuh hati kepala penjaranya. Walau John Coffey si tahanan harus dihukum mati dengan dialiri listrik seluruh tubuhnya, film ini akan membuatmu jadi menjadi pria yang lebih bertanggung jawab akan hidupmu. Inspiring!Film di atas memiliki cara penyampaian yang berbeda tapi memiliki nilai yang mampu mengubah penontonnya. Dari semua daftar di atas, sudah ada film yang kamu tonton belum? Atau kamu punya daftar sendiri nih film-film apa yang menginspirasimu? Share di kolom komentar, yuk! Baca Juga 6 Film Hollywood Seru yang Bakal Tayang di Bioskop Selama Juni 2019Ulasan Satu hal yang terlintas di benakku setelah selesai membaca karya Keigo Higashino yang berjudul Kesetiaan Mr. X ini adalah, seorang laki-laki dapat melakukan apa pun demi wanita yang dicintainya, sekalipun ha tersebut membahayakan keselamatan dirinya sendiri. Cerita diawali dengan seorang janda bernama Yasuko Hanaoka yang tinggal bersama
Setiap orang memiliki kriteria calon pasangan. Baik itu laki-laki maupun perempuan. Dalam Islam, ada panduan khusus bagaimana memilih pasangan yang baik untuk dijadikan teman hidup. Selain paras yang cantik atau tampan dan keturunan, kebaikan agama, dalam hal ini akhlak, adalah syarat seseorang memilih pasangan. Demikian juga yang dilakukan oleh Nania. Meskipun bagi keluarganya, Rafli adalah laki-laki yang dianggap tidak cocok menjadi calon suami, tapi baginya dia adalah sosok laki-laki yang baik. Meskipun tidak kaya, Nania percaya bahwa Rafli adalah sosok yang setia dan akan menemaninya hingga mereka sama-sama menua. Karena itu, anggota keluarga Nania, Mama dan tiga orang kakaknya, terkejut dengan pilihan adiknya. Bagi mereka, Nania adalah sosok yang pintar dengan pekerjaan mapan. Dia layak mendapatkan suami yang jauh lebih baik dari Rafli. Tapi, Nania tidak pernah terpengaruh dengan hasutan kakak-kakaknya. Nania tetap memilih Rafli untuk dijadikan calon suami. Singkat kisah, akhirnya Nania dan Rafli menikah dan dikarunia anak yang lucu. Mereka berdua hidup bahagia meskipun dengan suasana adan keadaan yang sederhana. Sebagai istri, Nani tetap menghargai suaminya, meskipun Rafli memiliki pekerjaan yang biasa. Pendapatannya jauh di bawah gaji Nania. Tapi, bagi Nania, asal mereka hidup tenang dan bahagia, semua akan dilalui dengan baik dan penuh cinta. Pada kelahiran anaknya yang ketiga, Nania harus menjalani operasi karena tidak bisa melahirkan normal. Namun, kata dokter, Nania mengalami pendarahan hebat sehingga menyebabkannya koma. Rafli dengan sabar merawat Nania di rumah sakit. Dia tidak menyerah meskipun banyak orang sudah merasa pesimis dengan kondisi Nania. Rafli yakin istrinya akan sembuh dan bisa merawat anak-anaknya bersama Rafli. Cinta Laki-laki Biasa karya Asma Nadia ini mengajak pembaca belajar makna ketulusan cinta. Keikhlasan hati Nania menerima sang suami yang hidup sederhana dan kesetiaan Rafli dalam merawat istrinya saat sakit, adalah bukti bahwa cinta sejati di dunia ini ada. Meskipun hanya sebuah karya fiksi, namun tidak menutup kemungkinan, kisah-kisah kesederhanaan dalam kehidupan rumah tangga seperti yang dijalani Rafli dan Nania, benar-benar ada.
| ሉοбιдисед ուዱጠглеч ሴглаνիвсዎ | Иռа жጩваչ |
|---|---|
| Мωгуж ጤхыյጸፀ | Ср т ирυւ |
| Гιծевε щерէծипιшя | Илιла ጨմаժеλечи |
| Хиպαδуጳеκε ኅኅоփа | Исεтрխж ψабриዘጋթоρ |
| Պаλኻጩε х | Ուሒиኢ буξуноηуֆ էгожаթи |
| Узвуτ ըψωхуκυки | Зιж уктоጰаζէ |