PadaSistem Koordinat Cartesius terdapat dua garis berpotongan tegak lurus. Garis yang mendatar disebut dengan sumbu X, sedangakan garis tegak disebut sumbu Y, titik potong ke dua sumbu disebut titik asal atau origin. Dengan memakai bidang koordinat, letak suatu benda atau titik akan ditentukan oleh pasangan koordinatnya.
SistemKoordinat geografis (Geographic Coordinate System atau disingkat GCS) adalah sistem koordinat yang mengaacu pada bentuk bumi sebenarnya yaitu bulat/ellipse. Sistem koordinat geografis ini terdiri dari garis bujur (longitude) dan garis lintang (latitude) seperti terlihat pada gambar 1. Gambar 1. Jawab persamaan lingkaran berjari-jari a dan berpusat di O (0,a) di dalam koordinat kutub atau koordinat kartesius adalah: X2 + (y-a)2 = a2. atau jika kita jabarkan menjadi X2 + y2 -2ay + a2= a2 dan bisa kita sederhanakan menjadi X2 + y2 -2ay =0. Maka dengan mensubtitusikan X=r cosθ dan y=r sinθ Ke dalam persamaan tersebut maka didapat: (r A Menentukan Titik Koordinat Perhatikan contoh soal dan penyelesaiannya berikut ini: 1) Tentukan koordinat titik B! Jawaban : B(-2,-1) Penjelasan: Untuk menentukan titik koordinat B, kita mulai dengan menentukan nilai sumbu X (absis) terlebih dahulu, dengan cara melangkah mulai dari titik O (0,0) ke arah sebelah kiri menuju titik B sebanyak 2 Gambardi atas merupakan contoh translasi atau pergeseran koordinat (A menjadi A') dan (P menjadi P'). Kita dapat ketahui bahwa translasi hanya mengubah sebuah koordinat sesuai dengan nilai yang ditambahkan. Untuk ukuran hasilnya tetap sama. Translasi memiliki rumus umum, yaitu: G' (c',d') = (c , d) + (v , w) atau bisa juga diperjelasMasukanangka ke dalam rumus m = ∆y/ ∆x = y2 - y1 / x2 - x1. m = 5-2 / 3- (-4) = 3/7. Jadi, gradien pada garis tersebut yaitu 3/7. Itulah tadi rumus gradien dan cara mencari gradien pada garis lurus. Perhitungan gradien ini dapat berguna salah satunya untuk mencari tingkat kemiringan saat pembangunan tangga di rumah atau pembuatan jalan di